TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

7 Cara Menjadi Digital Nomad, Kamu Bisa Kerja di Mana Saja

Ternyata bekerja bisa senyaman ini, lho

ilustrasi bekerja di kafe (pexels.com/@zen-chung)

Jika kamu tipe orang yang tidak bisa bekerja terikat dengan waktu dan menyukai jam kerja secara fleksibel, yuk coba menjadi seorang digital nomad! Digital nomad adalah orang yang bisa bekerja kapan pun dan di mana saja, asalkan kamu mempunyai laptop dan koneksi internet yang cukup baik dan lancar.

Pekerjaan yang cocok untuk digital nomad adalah penulis, penerjemah, programmer, desain grafis, dan pekerjaan lainnya yang hanya membutuhkan laptop dan koneksi internet. Menjadi digital nomad adalah hal yang seru dan penuh tantangan tersendiri. Sebelum kamu mencoba memutuskan untuk menjadi seorang digital nomad, cari tahu bagaimana caranya melalui ulasan berikut ini.

1. Cari tahu apa keahlianmu terlebih dahulu 

ilustrasi orang sedang bekerja (pexels.com/ ANTONI SHKRABA)

Untuk menjadi seorang digital nomad, kamu tentu harus mempunyai keahlian yang mumpuni di bidang yang ingin kamu geluti. Misalnya, kamu mempunyai keahlian dalam bidang tulis menulis, profesi yang cocok adalah menjadi seorang penulis lepas. Coba kirimkan karya-karya terbaikmu di berbagai media cetak maupun online.

Beda halnya kalau kamu jago dalam bidang bahasa asing. Manfaatkan keterampilan berbahasamu ini untuk menjadi seorang penerjemah tertulis. Segera cari tahu apa saja yang menjadi keahlianmu, supaya kamu bisa mencari pekerjaan yang cocok untuk menjadi seorang digital nomad.

2. Mencari pekerjaan secara remote atau freelance 

ilustrasi work from home (pexels.com/Ivan Samkov)

Semenjak pandemi COVID-19, orang-orang sudah terbiasa untuk bekerja dari rumah. Walaupun sekarang sudah banyak perusahaan yang menerapkan kembali untuk bekerja di kantor, jangan khawatir. Jika kamu memang berniat untuk menjadi digital nomad, carilah informasi pekerjaan yang menawarkan sistem remote working, atau kamu bisa mencari pekerjaan lewat web freelance, baik yang ada di dalam negeri, maupun di luar negeri.

Biasanya situs pencari kerja secara remote atau freelance ini tidak mengharuskan kamu untuk bekerja di kantor, tetapi bisa bekerja secara jarak jauh. Yang penting pekerjaan kamu dikerjakan dengan baik dan sesuai dengan tenggat waktu yang sudah disepakati oleh kedua belah pihak, yaitu perusahaan dan kamu. 

Baca Juga: 5 Alasan Mengapa Digital Nomad Sangat Cocok untuk Generasi Millenials

3. Koneksi internet yang mendukung 

ilustrasi wifi (pexels.com/Aditya Singh)

Jika kamu sudah menentukan pekerjaan yang ingin digeluti sebagai digital nomad, jangan lupa untuk memastikan bahwa kamu mempunyai koneksi internet yang mendukung. Jaringan internet yang baik dan lancar tentu saja akan sangat mendukung pekerjaanmu, seperti berkomunikasi dengan client atau browsing materi di internet yang berhubungan dengan pekerjaan.

Jika kamu ingin bekerja dari rumah, pastikan memilih Wi-Fi yang memilki kecepatan internet yang bagus dan lancar. Gimana kalau bosan bekerja di rumah? Kamu dapat mencari cafe yang memilki Wi-Fi yang lancar. Kalaupun kamu sedang perjalanan liburan ke luar kota atau luar negeri, pastikan kamu menggunakan mempunyai paket data yang memadai untuk bekerja, dan tentu saja mempunyai jaringan internet yang baik.

4. Selalu aktif di sosial media 

ilustrasi sosial media (pexels.com/pixabay)

Aktif dan eksis di media sosial bagi seorang digital nomad adalah suatu kewajiban. Sebab, media sosial adalah wadah untuk digital nomad mempromosikan diri. Unggah setiap hasil karya atau hasil pekerjaanmu di media sosial agar calon klien atau klien kamu percaya dan tertarik meng-hire untuk bekerja di perusahaan mereka.

Jangan lupa untuk membuat konten-konten yang bermanfaat, agar calon klien atau client kamu mempunyai penilaian yang baik tentangmu. Akan lebih baik jika memisahkan akun media sosial pribadi dan akun kamu sebagai seorang digital nomad supaya terkesan lebih profesional.

5. Pilih rekening atau transaksi pembayaran yang tepat 

ilustrasi kartu rekening (pexels.com/pixabay)

Sebagai seorang digital nomad, kamu harus mempunyai rekening atau kartu pembayaran yang tepat. Karena client-mu biasanya tidak hanya dari dalam kota saja, bisa jadi dari luar kota atau bahkan dari mancanegara.

Maka dari itu, pilihlah bank atau cara pembayaran yang tepat, yang dapat digunakan untuk bertransaksi baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri. Pastikan bahwa bank atau kartu transaksi yang kamu gunakan mempunyai biaya transaksi yang cukup rendah dan tingkat keamanan tinggi dalam bertransaksi.

6. Kuasai bahasa asing 

ilustrasi berkomunikasi lewat panggilan video (pexels.com/SHVETS production)

Saat ini, kebanyakan perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang bisa berbahasa asing. Hal ini tentu saja berlaku juga untuk pekerja digital nomad. Terlebih lagi, jika kamu ingin mendapatkan client dari luar negeri. Kamu harus menguasai bahasa asing, supaya komunikasimu dengan calon client berjalan dengan lancar.

Menguasai bahasa asing tentu saja menjadi nilai plus untukmu. Dan tentu saja pundi-pundi uang yang kamu dapatkan bisa lebih besar, daripada orang yang tidak bisa berbahasa asing. Untuk meningkatkan keterampilan dalam berbahasa asing, kamu bisa belajar secara otodidak, baik dari internet maupun latihan sendiri di rumah. Atau jika kamu memiliki uang lebih, cari lah tempat kursus yang menyediakan bahasa asing. 

Baca Juga: 5 Konsekuensi Bekerja secara 'Remote', Lebih Sulit atau Menguntungkan?

Verified Writer

Myra Laoshi

Teacher, Writer, Translator. Follow my Instagram : myra.laoshi

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya