Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Hadapi Gosip Negatif Tentangmu di Tempat Kerja Tanpa Drama

ilustrasi wanita
ilustrasi wanita (pexels.com/George Milton)
Intinya sih...
  • Ambil waktu untuk menenangkan diri saat mendengar gosip buruk tentangmu di tempat kerja
  • Hindari menyalahkan diri sendiri karena gosip bisa muncul kapan pun dari siapa pun
  • Konfrontasi si penyebar gosip dengan cara yang simpatik dan hindari membuat keributan di depan publik
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sikap dan kebiasaan orang di tempat kerja tentu berada di luar kendali kita. Kamu bisa bersikap sebaik, sesopan, dan serajin apa pun, tapi kalau memang lingkungan kerjamu penuh dengan orang-orang toksik, maka bisa jadi batu sandungan ke diri sendiri.

Satu-satunya hal yang bisa kamu kendalikan hanyalah responmu terhadap orang lain. Saat ada gosip buruk tentangmu tersebar di lingkungan kerja, alih-alih marah dan menciptakan drama, kamu bisa menyikapi dengan lima cara elegan di bawah.

1. Ambil waktu untuk menenangkan diri

ilustrasi di tempat kerja
ilustrasi bekerja (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Pasti rasanya menyakitkan ketika orang yang kita percaya malah mengatakan kalimat buruk dan menjelekkan tanpa sepengetahuan kita. Lumrah untuk merasa marah, sedih, khawatir. Tapi, di momen-momen seperti ini, jangan sampai kamu bersikap dikendalikan oleh perasaan.

Akui dan sadari bahwa semua yang kamu rasakan adalah valid. Tapi, itu bukan alasan untukmu bertindak gegabah. Apalagi, kalau kamu belum tahu siapa yang menyebarkan lebih dulu. Ketidakmampuan untuk mengendalikan emosi malah bisa jadi jebakan untuk dirimu.

2. Hindari menyalahkan diri sendiri

ilustrasi wanita sedih
ilustrasi wanita sedih (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Gosip bisa muncul kapan pun dari siapa pun—bahkan saat kita sudah bersikap sebaik mungkin. Jadi, jangan terlalu keras pada diri sendiri. Tidak ada yang mau menjadi target gosip atau ucapan menyakitkan dari orang lain.

Berhenti menaruh keberhargaan diri dari penilaian atau apa kata orang. Respons menyalahkan diri malah membuatmu semakin down dan sedih. Padahal, kamu seharusnya bisa menjadi supporter terbaik untuk dirimu.

3. Konfrontasi si penyebar gosip

ilustrasi wanita ngobrol
ilustrasi wanita ngobrol (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Kalau kamu tahu siapa yang menyebarkan gosip itu pertama kali, hindari membuat keributan dengannya di depan publik. Lebih bijak bila kamu mengajaknya ngobrol empat mata saja. Coba jelaskan perspektif dan rasa sakit yang kamu alami disebabkan oleh gosip tersebut.

Strategi ngobrol dengan simpatik alih-alih konfrontatif akan menenangkan hubungan. Kamu jadi tidak perlu buang energi untuk marah-marah, apalagi terlibat banyak drama.

4. Beri waktu agar gosip itu berlalu

ilustrasi wanita
ilustrasi wanita (pexels.com/RDNE Stock project)

Biasanya, semakin banyak kamu memikirkan atau semakin keras kamu berusaha untuk membenarkan diri, gosip tersebut malah akan semakin menjadi-jadi. Karena, orang akan fokus pada sikapmu dan mengira bahwa gosip tersebut benar, sehingga kamu jadi gak bisa bersikap tenang.

Coba deh, jadi pribadi elegan yang tidak gampang terpengaruh apa kata orang. Selama gosip itu tidak mengganggu kariermu, maka abaikan saja. Biar hasil saja yang berbicara. Lambat laun, orang-orang pun lupa bila ternyata gosip itu tidak terbukti benar.

5. Fokus pada pekerjaan dan kariermu

ilustrasi wanita
ilustrasi wanita (pexels.com/Karola G)

Salah satu strategi orang untuk menjatuhkanmu ialah menjatuhkan reputasi dan menyebarkan hal negatif yang membuatmu kepikiran. Rugi sendiri kalau kamu terpengaruh. Hal sepeleh yang seharusnya bisa diabaikan malah bikin kamu overthinking dan sulit fokus bekerja.

Mulai sekarang, komitmen sama diri sendiri untuk fokus dengan tujuanmu. Kalau kamu konsistem dengan prinsip dan cara kerjamu, nanti orang lain sendiri yang sadar bahwa gosip itu salah. Kamu tidak perlu repot-repot membela atau membuktikan diri, biar waktu yang mengungkap kebenarannya.

Sekarang, kamu jadi tahu beberapa cara elegan untuk hadapi gosip kantor tanpa harus terlibat banyak drama. Sayang energimu, lebih baik fokus pada hal positif dan produktif lain dibanding meladeni apa kata orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Pola Pikir yang Memicu Ruminasi, Pikiran Negatif yang Gak Bisa Diam

12 Jan 2026, 23:15 WIBLife