Memberikan feedback kepada anak magang adalah bagian penting dari proses pembelajaran di dunia kerja. Melalui umpan balik, mereka dapat memahami kekuatan yang dimiliki sekaligus mengetahui area yang perlu diperbaiki. Namun, cara penyampaian feedback sering kali menentukan apakah pesan tersebut akan diterima dengan baik atau justru menurunkan kepercayaan diri.
Tidak sedikit intern yang masih berada dalam tahap awal mengenal lingkungan profesional, sehingga mereka cenderung lebih sensitif terhadap penilaian. Oleh karena itu, mentor perlu menyampaikan feedback dengan pendekatan yang tepat agar tetap membangun, bukan menjatuhkan. Yuk, simak lima cara memberi feedback ke anak magang tanpa menjatuhkan dan membuat mereka tertekan!
