Hak cuti karyawan sering dianggap sepele sampai seseorang benar-benar kesulitan mengambilnya. Banyak orang merasa harus terus tersedia demi terlihat loyal di mata atasan. Padahal cuti adalah hak kerja yang diatur dalam sistem ketenagakerjaan, bukan hadiah pribadi dari bos. Saat hak ini diabaikan, tekanan kerja bisa cepat berubah jadi beban mental.
Masalahnya, tidak semua orang tahu harus bersikap bagaimana ketika atasan mulai menolak cuti tanpa alasan jelas. Ada yang memilih diam karena takut dicap tidak profesional. Ada juga yang akhirnya memendam kesal sampai performa kerja ikut turun. Karena itu, penting memahami cara menghadapi situasi ini dengan tenang dan strategis.
