Belakangan ini, gaya hidup freelance nomad semakin sering muncul di media sosial (medsos). Banyak konten memperlihatkan seseorang bekerja dari kafe, berpindah kota setiap beberapa bulan, atau membawa laptop sambil menikmati pemandangan pantai dan pegunungan. Sekilas, semuanya terlihat seperti perpaduan sempurna antara bekerja dan liburan sehingga membuat banyak orang tertarik menjalaninya.
Meski begitu, banyak orang bertanya-tanya apakah freelance nomad sebebas yang terlihat di medsos? Nyatanya, kehidupan freelance nomad tidak selalu berjalan semulus yang terlihat di layar. Di balik foto-foto yang menarik, ada banyak penyesuaian yang jarang ikut diceritakan. Bukan berarti gaya hidup ini buruk, tetapi ada beberapa sisi yang sering luput dari perhatian sebelum seseorang memutuskan menjalaninya.
