Kamu lagi kerja, tapi gak berasa lagi kerja. Pernah gak dengar pernyataan semacam itu? Nah, katanya hal itu bisa dialami oleh seorang travel writer. Travel writer dinilai sebagai pekerjaan impian karena kamu bisa dibayar untuk menjelajahi tempat-tempat baru, mencicipi kuliner khas suatu daerah, dan menyelami budaya-budaya yang unik. Kalau begitu, siapa sih yang gak mau?
Eh, tapi, sebelum buru-buru mengundurkan diri dari pekerjaanmu sekarang dan memesan tiket kereta atau pesawat untuk bepergian, penting untuk memahami bahwa travel writer bukan sekadar “jalan-jalan”. Ada tanggung jawab besar di balik setiap narasi indah yang kamu baca di media massa, media sosial, ataupun blog.
