Awal 2026 datang dengan dinamika kerja yang makin padat dan ekspektasi yang kian tinggi. Wajar kalau banyak profesional mulai merasa jenuh, lelah, bahkan mempertimbangkan resign sebagai jalan keluar tercepat. Tapi sebelum kamu menekan tombol “send” pada surat pengunduran diri, ada baiknya berhenti sejenak dan mengevaluasi satu hal penting, apakah masalahnya benar-benar ada di kantor, atau pada strategi kariermu sendiri?
Tak sedikit orang yang pindah kerja hanya untuk menemukan dirinya terjebak di pola yang sama, tantangan serupa, peran yang itu-itu saja, dan rasa stagnan yang kembali menghantui. Supaya kamu tidak mengulang siklus tersebut, empat langkah strategis berikut ini bisa jadi titik balik untuk menggerakkan kembali grafik kariermu di tahun 2026.
