ilustrasi event staff pemula (pexels.com/fauxels)
Kabar baiknya, menjadi staf acara tingkat pemula biasanya gak mensyaratkan latar belakang pendidikan yang terlalu spesifik atau gelar akademis yang tinggi. Industri ini lebih melihat pada karakter, kemauan belajar, dan penampilan yang merepresentasikan citra acara yang sedang dibuat. Meskipun demikian, ada beberapa standar umum yang biasanya dicari oleh perusahaan Event Organizer (EO) saat merekrut tim freelance atau kontrak:]
1. Latar belakang pendidikan
Umumnya, lulusan SMA/SMK sudah bisa melamar untuk posisi staf lapangan event berskala kecil hingga menengah. Namun, untuk acara korporat besar atau konferensi internasional, beberapa EO mungkin lebih menyukai mahasiswa aktif atau lulusan S1, terutama dari jurusan Ilmu Komunikasi, Pariwisata, atau Manajemen Perhotelan. Hal ini dikarenakan mereka dianggap sudah memiliki dasar pengetahuan tentang pelayanan (hospitality) dan etika bisnis yang lebih matang dibandingkan lulusan sekolah menengah.
2. Penampilan dan grooming
Karena kamu adalah wajah dari penyelenggara acara, penampilan yang rapi, bersih, dan menarik menjadi syarat mutlak yang gak bisa ditawar. Ini bukan berarti kamu harus berwajah model, tetapi lebih kepada kebersihan diri, gak bau badan, rambut tertata rapi, dan mampu berpakaian sesuai dengan tema acara (contohnya formal jas atau kasual rapi). Beberapa acara spesifik seperti pameran otomotif atau luxury wedding mungkin menetapkan syarat tinggi badan minimal agar terlihat proporsional saat mengenakan seragam.
3. Fleksibilitas waktu kerja
Acara sering kali diadakan di akhir pekan, hari libur nasional, atau bahkan berlangsung hingga larut malam dan dini hari. Kamu harus memiliki fleksibilitas waktu yang tinggi dan bersedia mengorbankan waktu liburmu saat orang lain sedang bersantai. Kalau kamu masih berstatus mahasiswa atau memiliki pekerjaan lain, pastikan kamu bisa membagi waktu dengan bijak agar gak bentrok dengan jadwal event yang biasanya sangat padat dan gak bisa ditinggalkan.
4. Pengalaman organisasi
Meskipun posisi ini untuk pemula, memiliki pengalaman aktif di organisasi sekolah atau kampus seperti OSIS dan BEM akan menjadi nilai plus yang sangat dipertimbangkan. Pengalaman menjadi panitia pentas seni sekolah atau seminar kampus menunjukkan bahwa kamu sudah terbiasa dengan tekanan kerja tim dan birokrasi kepanitiaan. Guys, rekruter biasanya lebih percaya pada kandidat yang sudah pernah merasakan "lelahnya" mengurus acara dibandingkan mereka yang benar-benar buta sama sekali tentang dunia organisasi, lho.