Kerja sudah tahunan, kontribusi tak terhitung, beban kerja bertambah, tapi gaji tidak jauh beda dengan saat awal masuk. Rasanya tidak adil, bahkan pikiran untuk resign mulai sering muncul di kepala. Namun, daripada resign dan harus mengulangi semuanya dari awal, kenapa tidak coba minta kenaikan gaji?
Minta kenaikan gaji sering terasa lebih menegangkan daripada presentasi besar. Bukan karena kurang kerja keras, tapi karena takut dianggap gak tahu diri, terlalu cepat, atau malah bikin suasana kerja jadi canggung. Akhirnya, banyak orang memilih diam, sambil berharap atasan peka sendiri. Padahal, berharap saja tidak cukup. Kenaikan gaji biasanya datang lewat momen dan cara yang tepat, bukan sekadar menunggu waktu berjalan. Pertanyaannya bukan cuma “berani atau tidak”, tapi “kapan dan bagaimana”. Untuk kamu yang ingin meminta kenaikan gaji, yuk pahami kapan waktu yang tepat untuk memintanya!
