Setiap awal tahun, resolusi karier sering terasa penuh harapan dan optimisme. Kita membayangkan promosi, pindah kerja yang lebih baik, atau karier yang melonjak drastis dalam waktu singkat. Sayangnya, banyak resolusi itu kandas bahkan sebelum pertengahan tahun tiba. Bukan karena kita malas, tapi karena ada pola pikir dan kebiasaan kecil yang diam-diam menjebak.
Salah satu penyebab utamanya adalah planning fallacy, kecenderungan psikologis untuk meremehkan waktu, energi, dan hambatan yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Ditambah lagi dengan ekspektasi yang terlalu ideal, resolusi karier sering dibangun di atas asumsi yang rapuh. Akibatnya, ketika realita tak sesuai rencana, motivasi pun runtuh. Yuk simak lima kebiasaan kecil yang sering bikin resolusi karier gagal tanpa kita sadari.
