“Para pekerja kini memandang bonus sebagai penyelamat finansial, tetapi bukan alasan untuk tetap bertahan,” kata CEO JobHire AI, Artem Zakharov dikutip dari laman Fast Company.
Kenapa Banyak Pekerja Resign Setelah THR Cair? Mungkin Ini Alasannya!

Menjelang atau setelah Tunjangan Hari Raya (THR) cair, tidak sedikit perusahaan yang mulai menghadapi fenomena yang sama setiap tahunnya, yaitu meningkatnya jumlah karyawan yang mengajukan resign. Situasi ini sering menjadi perbincangan, baik di kalangan pekerja maupun perusahaan.
Banyak orang bertanya-tanya, kenapa banyak pekerja resign setelah THR cair? Bagi sebagian pekerja, momen setelah menerima THR dianggap sebagai waktu yang tepat untuk mengambil langkah baru dalam karier. Lalu apa alasan lainnya?
1. THR merupakan hak yang cukup bernilai

Sebagian pekerja sebenarnya sudah lama ingin keluar dari pekerjaannya, tetapi mereka menunda keputusan tersebut hingga THR dibayarkan. Hal ini dilakukan karena THR merupakan hak yang cukup besar nilainya, sehingga sayang jika dilewatkan begitu saja.
Setelah THR diterima, mereka merasa lebih lega untuk mengambil keputusan yang sudah direncanakan sebelumnya. Dengan begitu, mereka bisa keluar dari pekerjaan tanpa merasa kehilangan hak yang seharusnya didapatkan.
2. Membantu selama masa transisi mencari pekerjaan baru

Salah satu alasan paling umum adalah keinginan untuk mendapatkan pekerjaan dengan penghasilan yang lebih tinggi. Banyak pekerja merasa bahwa gaji yang mereka terima saat ini tidak lagi sebanding dengan beban kerja atau kebutuhan hidup yang terus meningkat.
Setelah menerima THR, mereka memiliki sedikit cadangan uang yang bisa membantu selama masa transisi mencari pekerjaan baru. Hal ini membuat mereka lebih berani mengambil keputusan untuk pindah kerja.
3. Merasa jenuh dengan lingkungan kerja

Lingkungan kerja yang tidak nyaman juga menjadi alasan banyak orang memilih resign. Misalnya hubungan dengan atasan atau rekan kerja yang kurang baik, tekanan kerja yang tinggi, atau suasana kantor yang tidak mendukung.
Ketika kondisi ini berlangsung dalam waktu lama, rasa jenuh dan lelah secara mental bisa semakin menumpuk. Setelah THR cair, sebagian pekerja memanfaatkan momen tersebut untuk meninggalkan lingkungan kerja yang dirasa tidak lagi sehat bagi mereka.
Selain itu juga, menurut Artem Zakharov banyak yang memilih bertahan di suatu pekerjaan lebih lama hanya untuk mendapatkan bonus sebelum akhirnya resign. Jadi ini menjadi hal yang sangat wajar dalam dunia kerja.
“Ketika kamu mengharapkan untuk menerima sebagian besar paket kompensasi kamu dalam satu kuartal, setelah transaksi itu selesai, tidak ada lagi insentif untuk tetap bertahan,” jelas Zakharov.
4. Sebagai modal awal untuk memulai langkah atau mencoba peluang baru

Ada juga pekerja yang memutuskan resign karena ingin mencoba sesuatu yang baru. Beberapa orang ingin memulai usaha sendiri, melanjutkan pendidikan, atau mencoba bidang pekerjaan yang berbeda dari sebelumnya.
THR yang diterima bisa menjadi modal awal untuk memulai langkah tersebut. Dengan adanya dana tambahan, mereka merasa lebih siap untuk menghadapi perubahan dan tantangan baru dalam karier atau kehidupan mereka.
5. Ingin beristirahat atau mengubah prioritas hidup

Tidak semua orang resign karena ingin langsung bekerja di tempat lain. Ada juga yang ingin mengambil waktu istirahat sejenak setelah bekerja cukup lama tanpa jeda yang panjang.
Beberapa orang juga mulai memikirkan kembali prioritas hidup mereka, seperti ingin lebih dekat dengan keluarga atau fokus pada kesehatan. THR yang diterima bisa membantu mereka memiliki waktu untuk beristirahat sebelum memulai langkah berikutnya.
Fenomena kenapa banyak pekerja resign setelah THR cair sebenarnya tidak terjadi tanpa alasan. Keputusan tersebut biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari keinginan mencari peluang yang lebih baik hingga rasa jenuh terhadap pekerjaan yang dijalani. Bagi pekerja, momen ini sering dianggap sebagai waktu yang aman untuk memulai perubahan.