ilustrasi promosi di media sosial (pexels.com/RDNE Stock project)
Menjalani peran ini bukan sekadar membuat postingan di media sosial perusahaan agar terlihat estetik setiap hari. Kamu perlu memahami esensi dari budaya perusahaan yang ingin ditonjolkan kepada calon pelamar di luar sana agar pesan yang disampaikan gak terasa hambar. Selain itu, sinergi dengan tim HR dan Marketing menjadi kunci utama agar narasi yang dibangun tetap konsisten dengan nilai-nilai asli perusahaan.
1. Mengelola media sosial perusahaan
Kamu akan bertanggung jawab penuh dalam mengurasi konten untuk platform profesional seperti LinkedIn atau Instagram khusus karier. Tugas ini mencakup pembuatan kalender konten, melakukan pengambilan gambar, hingga membalas komentar dari para pelamar kerja. Kamu harus memastikan bahwa setiap konten yang diunggah mencerminkan budaya kerja yang positif dan menarik.
2. Menjalankan program employee advocacy
Tugas ini mengharuskan kamu untuk mendorong karyawan lama agar mau berbagi pengalaman positif mereka bekerja di perusahaan melalui akun pribadi. Kamu akan memberikan panduan atau materi yang bisa mereka bagikan sehingga jangkauan "brand" perusahaan menjadi lebih luas secara organik. Karyawan yang bahagia adalah duta terbaik untuk menarik pelamar berkualitas tinggi di masa depan.
3. Mengelola event rekrutmen dan campus hiring
Kamu seringkali akan terjun langsung ke lapangan untuk menyelenggarakan acara seperti job fair atau kunjungan ke universitas-universitas ternama. Di sini, kamu bertugas menyusun konsep booth yang menarik dan memberikan presentasi yang memikat tentang keunggulan perusahaan. Tujuannya adalah membangun hubungan baik sejak dini dengan para mahasiswa yang merupakan calon talenta masa depan.
4. Mengembangkan Employee Value Proposition (EVP)
Kamu akan terlibat dalam merumuskan dan mengomunikasikan Employee Value Proposition (EVP), yakni nilai-nilai unik yang ditawarkan perusahaan kepada karyawannya. Proses ini mengharuskan kamu melakukan riset internal untuk memahami apa yang membuat karyawan betah bekerja dan hal menarik apa yang bisa ditawarkan kepada calon pelamar. Dengan EVP yang kuat, pesan yang kamu sampaikan dalam kampanye branding akan memiliki landasan yang jelas dan otentik, lho.
5. Memantau reputasi perusahaan di platform ulasan kerja
Tugas penting lainnya adalah memantau ulasan mengenai perusahaan di platform seperti Glassdoor, JobStreet, atau LinkedIn secara rutin. Kamu harus mampu memberikan respon yang profesional terhadap ulasan positif maupun negatif untuk menunjukkan bahwa perusahaan peduli terhadap masukan. Pengelolaan reputasi digital yang baik ini akan sangat mendukung kelancaran profesi ini dalam menjaga citra positif perusahaan di mata publik.