ilustrasi cemas (pexels.com/Pavel Danilyuk)
Visa kerja punya batas waktu, kontrak bisa tidak diperpanjang, dan kebijakan imigrasi bisa berubah sewaktu-waktu. Hidup di luar negeri berarti hidup dengan ketidakpastian yang konstan. Kamu tidak pernah benar-benar tahu apakah tahun depan masih bisa tinggal di negara yang sama atau harus mencari tempat baru.
Ketidakpastian ini membuat perencanaan jangka panjang menjadi sulit. Membeli rumah, membangun karier yang stabil, atau sekadar merasa "pulang" ke suatu tempat terasa seperti kemewahan yang sulit dijangkau. Banyak pekerja migran yang akhirnya terjebak dalam limbo, tidak benar-benar merasa menjadi bagian dari negara tempat mereka bekerja, tapi juga sudah merasa asing dengan tanah kelahiran sendiri.
Pada akhirnya, bekerja di luar negeri bukan tentang benar atau salah, melainkan tentang kesiapan menghadapi konsekuensi dari pilihan itu. Kisah sukses yang beredar di media sosial hanyalah satu sisi dari koin yang sama. Di sisi lain, ada air mata, pengorbanan, dan perjuangan yang jarang diceritakan. Jadi, sebelum memutuskan untuk merantau, sudahkah kamu benar-benar siap dengan semua yang harus dikorbankan?