Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Reeracoen Indonesia Rebranding jadi Gaweku, Siap Terapkan AI dan Cloud
Reeracoen Indonesia mengumumkan perubahan merek dan nama perusahaan menjadi Gaweku. (Dok. Gaweku).

Setelah hampir 10 tahun beroperasi sebagai penyedia sumber daya manusia berkualitas, Reeracoen Indonesia bangga mengumumkan perubahan merek dan nama perusahaan menjadi Gaweku.

Perubahan ini merupakan bagian dari transformasi dilakukan perusahaan untuk
mengatasi tantangan dalam sumber daya manusia (SDM) dengan memadukan kemampuan manusia dan teknologi guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

"Kami didirikan pada tahun 2013 sebagai Reeracoen Indonesia dan sekarang. Pada tahun 2023, kami mengambil langkah besar dengan mengubah nama menjadi Gaweku," ujar CEO Gaweku, Suryanto Wijaya dalam keterangan resmi, Senin (12/6/2023).

1. Alasan perubahan nama

elearningindustry.com

Suryanto mengatakan, rebranding ini bertujuan untuk memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat Indonesia dan memperkuat citra Gaweku di hati masyarakat. Pihaknya sengaja memilih nama mengandung nuansa kearifan lokal dan kebanggaan.

Akhirnya, diputuskan untuk menggunakan unsur bahasa Jawa, yaitu Gaweku." Gaweku memiliki arti "Pekerjaan Saya" atau "Karya Saya".

Nama ini mencerminkan kebanggaan kami atas kualitas pekerjaan yang kami lakukan. Serta kontribusi yang kami berikan kepada masyarakat Indonesia melalui pertumbuhan pelanggan dan kesuksesan kami sendiri," papar Suryanto.

2. Perkuat layanan dengan teknologi AI dan cloud

https://ids.ac.id/

Transformasi ini menurut Suryanto melampaui sekadar perubahan merek dan nama perusahaan. Gaweku memahami bahwa banyak profesional di bidang SDM menghabiskan waktu berharga mereka untuk tugas-tugas administratif yang panjang dan berulang.

Berdasarkan pemahaman ini, Gaweku bertekad untuk mengembangkan bisnisnya dan
mengintegrasikan teknologi ke dalam bidang SDM. Melalui langkah ini, Gaweku bertujuan
untuk meningkatkan produktivitas perusahaan dan memberikan solusi inovatif dalam industri teknologi SDM.

Menanggapi perubahan ini, Kenichi Fujiki, COO Gaweku, menyatakan, pihaknya menyadari
mengelola SDM dapat menjadi proses rumit dan memakan waktu. Oleh karena itu, Gaweku akan memperkuat layanan dengan teknologi AI dan cloud.

3. Tidak akan ada perubahan struktur organisasi saat ini

https://www.pexels.com

Fujiki juga menekankan, tidak akan ada perubahan struktur organisasi saat ini. Gaweku tetap berkomitmen untuk memberikan kontribusi bagi Indonesia melalui layanan utamanya sebagai konsultan rekrutmen.

Perusahaan akan tetap dikepalai oleh Suryanto Wijaya sebagai CEO dan Kenichi Fujiki sebagai COO. Dengan transformasi ini, diharapkan bisa mencapai misi perusahaan, yaitu Resolve The Society Problems Through Human and Technology.

"Ini melalui visi menciptakan platform di bidang HR Technology dan tergabung di bursa saham negara berkembang di 2027. Dan menjadi perusahaan HR Technology terkemuka di Indonesia di 2030,” jelas Suryanto.

Editorial Team