Dalam dunia kerja, sering kali ditemukan fenomena karyawan yang nekat menggunakan surat sakit palsu hanya demi mendapatkan jatah libur tambahan. Alasan jenuh atau jatah cuti yang sudah habis biasanya menjadi pendorong utama seseorang untuk mengambil jalan pintas yang berisiko ini. Padahal, tindakan manipulasi dokumen medis ini merupakan pelanggaran integritas serius yang bisa menjadi bumerang bagi perjalanan karier seseorang.
Mempertaruhkan kredibilitas demi alasan mendesak dengan menggunakan surat sakit palsu bukanlah pilihan bijak. Setiap tindakan yang mencederai kejujuran akan merusak reputasi profesional dan mengubah cara perusahaan memandang integritas karyawan dalam jangka panjang. Berikut beberapa konsekuensi yang bisa muncul jika nekat memanipulasi dokumen medis di lingkungan kerja.
