ilustrasi remote work (pexels.com/picjumbo.com)
Bekerja secara remote memberikan keuntungan besar bagu beberapa orang. Ketika bekerja di kantor membuatmu kesulitan, sedangkan remote work justru lebih baik bagi kesehatan mentalmu, maka sistem kerja ini mungkin cocok buatmu.
Travers menambahkan, bahwa bagi banyak orang kantor menawarkan sumber perbandingan sosial yang membuat hatimu berat. Suasana kantor juga sangat mungkin memberikan stimulasi berlebihan, membuatmu merasa gak nyaman, dan sulit menjadi diri sendiri. Hal ini bisa memicu stres kronik yang akhirnya berdampak pada kesehatan mentalmu.
Ketika ada pilihan remote work, orang-orang dengan tipe ini bisa lebih tenang menjalani hari. Kamu bisa menghindari interaksi yang gak perlu, mengurangi stimulasi, serta nyaman bekerja di tempatmu sendiri.
Beberapa poin di atas merupakan tanda bahwa kamu mungkin lebih cocok bekerja secara remote. Kamu juga bisa meneliti lebih jauh apakah kamu benar-benar siap berkomitmen untuk bekerja mandiri dengan sedikit campur tangan orang lain.
"Meskipun bagi sebagian orang mungkin tampak seperti mimpi untuk tidak perlu melakukan perjalanan harian ke kantor, hal itu tidak selalu merupakan lingkungan terbaik bagi mereka yang tidak siap untuk itu," ungkap Koen Blanquart, penulis serta ahli strategi bisnis, dikutip dari koenblanquart.com.
Kamu mungkin sudah tertarik untuk bekerja secara remote. Jika benar, pelajari dengan baik prosesnya dan mulai berusaha mencari pekerjaannya, ya. Semoga ulasan ini membantumu!