Karier memang penting. Banyak orang rela bangun lebih pagi, tidur lebih larut, bahkan mengurangi waktu istirahat demi mengejar target yang ingin dicapai. Rasanya ada kepuasan tersendiri saat pekerjaan berjalan lancar, penghasilan meningkat, dan pencapaian demi pencapaian mulai terlihat nyata. Namun, pernah gak kamu berhenti sebentar lalu bertanya, “Aku sebenarnya masih punya waktu buat diriku sendiri gak, ya?” Pertanyaan itu terdengar sederhana, tapi jawabannya kadang cukup menampar. Saat semua energi habis untuk pekerjaan, hidup bisa terasa berjalan tanpa benar-benar dinikmati.
Kamu mungkin merasa pengorbanan itu wajar karena semua orang juga sibuk mengejar karier. Hari-hari dipenuhi deadline, rapat, notifikasi pekerjaan, dan rasa bersalah kalau memilih istirahat. Libur terasa tanggung karena pikiran masih tertinggal di pekerjaan yang belum selesai. Pelan-pelan, waktu pribadi berubah jadi sesuatu yang dianggap gak terlalu penting. Padahal, hidup bukan cuma tentang produktif, tapi juga tentang tetap merasa utuh sebagai manusia.
