Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
XLSMART Luncurkan Future Ready, Cetak Talenta Digital Siap Kerja!
Peluncuran XLSMART Future Ready dan Sisternet Female Future Leaders Batch 2 bersama Kemnaker pada Kamis (2/7/2026) di XLSMART Towers, Rasuna Said, Jakarta Selatan (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Jakarta, IDN Times - PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) resmi meluncurkan program Future Ready, sebuah inisiatif pengembangan talenta digital yang bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Republik Indonesia. Diluncurkan pada Kamis (2/7/2026) di XLSMART Towers, Rasuna Said, Jakarta Selatan, program ini digadang-gadang jadi tonggak baru dalam perjalanan XLSMART membina talenta digital Tanah Air. Sekaligus menjadi jawaban atas kebutuhan transformasi digital Indonesia yang masih memerlukan banyak talenta mumpuni di bidangnya.

Peluncuran ini juga dibarengi dengan program Sisternet Female Future Leaders Batch 2, yang jadi kelanjutan dari batch pertama yang sukses melahirkan banyak pemimpin perempuan di berbagai bidang. Acara ini turut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, Ph.D., yang menekankan pentingnya peningkatan skill digital masyarakat Indonesia di tengah gempuran perubahan teknologi dan persaingan global. Lantas, apa aja sih detail dari program Future Ready ini? Yuk, simak selengkapnya!

1. XLSMART luncurkan Future Ready gandeng Kemnaker

Peluncuran XLSMART Future Ready dan Sisternet Female Future Leaders Batch 2 bersama Kemnaker pada Kamis (2/7/2026) di XLSMART Towers, Rasuna Said, Jakarta Selatan (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Momentum peluncuran Future Ready jadi salah satu sorotan utama dalam acara ini. Merza Fachys, Director & Chief Regulatory Officer XLSMART, menyebut program ini bukan sesuatu yang muncul begitu saja. Melainkan kelanjutan dari deretan program sebelumnya yang sudah jadi andalan XLSMART dalam membina talenta digital selama ini.

"Momentum penting ada dua hal yang terjadi sore ini. Ini adalah kontinuitas dari program-program yang jadi primadona XLSMART dalam membina dan membangun talent digital," ujar Merza.

Menurutnya, transformasi digital yang terus berjalan di Indonesia masih membutuhkan banyak talenta digital yang siap menjawab tantangan zaman. Ia pun menyebut Future Ready sebagai tonggak baru dari perjalanan panjang tersebut.

"Ini jadi satu tonggak yang baru. Yang awalnya hanya skill ready, meningkat ke career ready, sekarang ditingkatkan lagi jadi future ready," lanjutnya.

2. Bukan sekadar CSR, tapi program belajar sampai bekerja

Peluncuran XLSMART Future Ready dan Sisternet Female Future Leaders Batch 2 bersama Kemnaker pada Kamis (2/7/2026) di XLSMART Towers, Rasuna Said, Jakarta Selatan (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Di balik peluncuran Future Ready, ada filosofi yang coba ditegaskan XLSMART soal bagaimana mereka memandang tanggung jawab sosial perusahaan. Merza menyebut program ini bukan sekadar CSR yang berhenti di kegiatan amal semata, melainkan sebuah upaya berkelanjutan buat membangun SDM Indonesia secara utuh.

"CSR bukan charity, tapi program yang mengembangkan SDM Indonesia dari learning sampai earning," tegas Merza.

Ia bahkan mengklaim Future Ready sebagai program pertama di industri telekomunikasi yang mengusung pendekatan semacam ini, mulai dari tahap belajar sampai bekerja dalam satu ekosistem yang saling terhubung. Ekosistem ini bisa diakses lewat platform futureready.xlsmart.co.id, yang menyediakan jalur belajar terstruktur mulai dari kelas e-learning gratis, program bootcamp, sertifikasi kompetensi, sampai fitur peluang karier dan magang yang bisa langsung diakses peserta.

Untuk target capaiannya, XLSMART menetapkan angka yang cukup ambisius, yaitu 10 ribu sertifikasi kompetensi digital serta 1000 anak muda yang bisa memperoleh kesempatan magang dan pekerjaan lewat program ini.

3. Dibarengi peluncuran Sisternet Female Future Leaders Batch 2

Peluncuran XLSMART Future Ready dan Sisternet Female Future Leaders Batch 2 bersama Kemnaker pada Kamis (2/7/2026) di XLSMART Towers, Rasuna Said, Jakarta Selatan (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Selain Future Ready, momentum ini juga dimanfaatkan XLSMART buat mengumumkan kelanjutan dari salah satu program unggulan mereka, yaitu Sisternet Female Future Leaders. Program yang khusus menyasar pengembangan perempuan Indonesia ini kini memasuki batch kedua, setelah batch pertamanya beberapa tahun lalu terbukti berhasil melahirkan banyak pemimpin perempuan di berbagai bidang.

Merza menyebut program ini sebagai wujud nyata komitmen XLSMART dalam mendorong lebih banyak perempuan Indonesia buat berkembang di dunia profesional.

"Sisternet Female Future Leaders itu akan memberikan banyak kesempatan perempuan Indonesia mendorong lahirnya profesional, inovator, dan pemimpin perempuan," ujar Merza.

Dengan hadirnya batch kedua ini, program Sisternet Female Future Leaders diharapkan bisa terus jadi wadah bagi perempuan Indonesia buat mengasah kemampuan diri, sekaligus membuka jalan menuju posisi-posisi strategis di berbagai sektor industri.

4. Menaker soroti tantangan skill digital Indonesia

Peluncuran XLSMART Future Ready dan Sisternet Female Future Leaders Batch 2 bersama Kemnaker pada Kamis (2/7/2026) di XLSMART Towers, Rasuna Said, Jakarta Selatan (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, Ph.D., bicara mewakili pemerintah dalam acara peluncuran ini. Ia menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif yang dibangun XLSMART, sekaligus menegaskan keterbukaan pemerintah terhadap berbagai bentuk kerja sama dan kolaborasi serupa ke depannya.

"Mewakili pemerintah, apresiasi inisiatif ini. Dari pemerintah mendorong dan terbuka bentuk kerja sama dan kolaborasi, karena memang tantangan yang dihadapi tidak mudah," ujar Yassierli.

Ia kemudian memaparkan sejumlah data yang menggambarkan posisi Indonesia dalam hal kesiapan digital, yang menurutnya masih perlu banyak perbaikan.

"Skill menjadi issue, data menunjukkan ada yang disebut Digital Competitiveness Index, Indonesia di nomor 51 dari 60-an negara, Asia Pasifik nomor 15. Rata-rata tingkat penguasaan digital kita di angka 30," paparnya.

Dari deretan data tersebut, ia menegaskan kalau skill jadi tantangan besar yang harus segera dijawab secara kolektif oleh berbagai pihak, gak hanya pemerintah saja. Menurutnya, kesenjangan kompetensi digital ini bakal makin melebar kalau gak segera diantisipasi lewat kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, dunia usaha, sampai institusi pendidikan.

5. Harapan kolaborasi berlanjut usai seremonial

Peluncuran XLSMART Future Ready dan Sisternet Female Future Leaders Batch 2 bersama Kemnaker pada Kamis (2/7/2026) di XLSMART Towers, Rasuna Said, Jakarta Selatan (IDN Times/Nisa Zarawaki)

Menaker Yassierli turut menyampaikan harapannya soal keberlanjutan kerja sama antara Kemnaker dan XLSMART lewat program Future Ready ini. Menurutnya, kolaborasi semacam ini idealnya gak berhenti cuma di momen seremonial peluncuran aja, tapi harus terus berlanjut dalam bentuk aksi nyata.

"Kita mengharap tentu kolaborasi ini tidak selesai hanya seremonial peluncuran. Tadi saya dengar sudah ada program yang sebelumnya sudah dilakukan dan ini terus harus kita tingkatkan," ujarnya.

Ia bahkan mengungkapkan rencana konkret yang bisa jadi kelanjutan dari kolaborasi ini, yaitu melibatkan XLSMART dalam penyempurnaan kurikulum pelatihan vokasi milik Kemnaker.

"Kebetulan kami di Kemnaker juga punya paket-paket pelatihan dan ini sangat bisa disinkronkan. Kemnaker membutuhkan bantuan dari XL Smart untuk me-review kurikulum pelatihan vokasi kami, kemudian membantu kami untuk penyempurnaan, dan melakukan upgrading pada para instruktur yang kami miliki yang jumlahnya sekitar tiga ribu sampai empat ribu tersebar di Indonesia," ungkapnya.

Dengan rencana tersebut, kolaborasi antara Kemnaker dan XLSMART lewat Future Ready diharapkan bisa memberikan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan. Tak hanya buat peserta program aja, tapi juga buat ekosistem pelatihan vokasi secara nasional.

Curated For You

Editorial Team

Related Article