ilustrasi dinding rumah berjamur (unsplash.com/Hydra 4x)
Bau apek juga sangat identik dengan pertumbuhan jamur atau mildew. Jamur gak selalu muncul jelas di dinding, karena kadang tumbuh di handuk, pakaian, lemari, atau wallpaper yang lembap. Area kamar mandi jadi salah satu tempat favorit jamur berkembang karena sering terkena uap air. Itulah kenapa bau apek di area ini sering lebih cepat terasa.
Myco Momplaisir menyarankan bahwa pakaian atau handuk yang berbau apek bisa direndam semalaman dengan campuran setengah cuka dan setengah air untuk membantu menghilangkan aromanya. Kalau jamur terlihat di dinding atau langit-langit, kamu perlu segera membersihkannya supaya gak menyebar. Setelah mandi, biasakan membuka jendela atau menyalakan exhaust fan supaya area cepat kering. Jika jamur terus muncul berulang atau sudah cukup parah, bantuan profesional jadi langkah paling aman karena dampaknya bisa memengaruhi kesehatan.
Rumah yang bau apek sebenarnya bukan masalah sepele, karena sering menjadi tanda ada sumber kelembapan atau kotoran yang belum tertangani. Semakin cepat kamu menemukan penyebabnya, semakin mudah juga mengatasinya sebelum berubah jadi masalah besar.
Mulai dari membersihkan karpet, memperbaiki ventilasi, mengecek kebocoran, sampai membasmi jamur, semua langkah ini bisa bikin rumah terasa lebih nyaman. Dengan perawatan rutin dan sirkulasi udara yang baik, suasana rumah jadi lebih segar, sehat, dan pastinya bikin betah lebih lama.