Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Tips Pilih Sofa Awet lewat Quality Check dan Foam Density, Bagus!

ilustrasi sofa
ilustrasi sofa (pexels.com/Leah Newhouse)
Intinya sih...
  • Periksa rangka sofa sebagai fondasi utama kualitasnya.
  • Cek foam density untuk menilai kenyamanan dan ketahanannya.
  • Pastikan kualitas jahitan rapi dan gak mudah terurai.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Memilih sofa bukan hanya soal warna dan model yang terlihat menarik, tetapi juga bagaimana memastikan kualitasnya benar-benar bisa bertahan lama. Sofa adalah furnitur yang digunakan setiap hari, sehingga ketahanannya menjadi hal penting yang wajib diperhatikan. Banyak orang hanya fokus pada desain, padahal aspek teknis seperti rangka, foam density, dan kualitas jahitan gak kalah penting. Dengan memahami elemen-elemen ini, kamu bisa mendapatkan sofa yang bukan hanya cantik, tetapi juga tahan lama dan nyaman. Pada akhirnya, keputusan yang tepat akan membuat investasimu lebih hemat dalam jangka panjang.

Saat membeli sofa, kamu juga perlu memahami bagaimana cara melakukan quality check yang benar. Banyak kerusakan sofa sebenarnya bisa diprediksi sejak awal jika kamu tahu apa saja yang harus diperiksa. Mulai dari material kerangka, kualitas busa, hingga finishing dan kenyamanannya saat diduduki. Semua itu akan menentukan apakah sofa bisa digunakan bertahun-tahun atau cepat rusak dalam hitungan bulan. Dengan pengetahuan yang tepat, memilih sofa jadi jauh lebih mudah dan aman.

1. Periksa rangka sofa sebagai fondasi utama kualitasnya

ilustrasi sofa dan bantal
ilustrasi sofa dan bantal (pexels.com/Chích Chòe Design)

Rangka sofa adalah struktur dasar yang menentukan seberapa kuat sofa dapat bertahan dalam penggunaan jangka panjang. Kamu perlu memastikan bahwa rangkanya terbuat dari material solid seperti kayu keras atau metal yang kuat. Rangka berkualitas buruk dapat membuat sofa cepat melengkung atau goyah. Dalam pengecekan awal, cobalah menggoyangkan sedikit sofa untuk melihat kestabilannya. Jika rangka terasa kokoh, sofa tersebut punya potensi bertahan lama.

Selain material, teknik penyambungan rangka juga sangat penting diperhatikan. Penyambungan berkualitas menggunakan metode seperti dovetail atau sekrup yang kuat akan memberi hasil lebih baik. Jika sofa hanya menggunakan paku, biasanya ketahanannya gak bisa maksimal. Penyambungan yang baik memastikan rangka gak mudah longgar meski dipakai setiap hari. Dengan rangka kuat, sofa akan tetap stabil dan aman digunakan dalam jangka panjang.

2. Cek foam density untuk menilai kenyamanan dan ketahanannya

ilustrasi memilih sofa
ilustrasi memilih sofa (pexels.com/Max Vakhtbovycn)

Foam density menjadi faktor kunci dalam menentukan kenyamanan sofa karena memengaruhi elastisitas busa. Foam dengan kepadatan tinggi biasanya lebih awet dan gak mudah kempes meski digunakan dalam waktu lama. Kamu bisa menekan permukaan sofa untuk melihat bagaimana busanya kembali ke bentuk semula. Jika busa cepat mengembang kembali, itu tanda bahwa foam density-nya cukup baik. Sofa dengan kualitas busa rendah biasanya akan cepat cekung dan kehilangan bentuk.

Memahami foam density membuat kamu bisa menentukan sofa yang sesuai kebutuhan. Sofa untuk ruang tamu sering dipakai dan memerlukan foam yang lebih padat. Sementara itu, sofa dekoratif bisa menggunakan foam density sedang. Jangan ragu meminta informasi foam density kepada penjual untuk menghindari kesalahan pembelian. Dengan mengetahui hal ini, kenyamanan dan ketahanan sofa bisa lebih terjamin.

3. Pastikan kualitas jahitan rapi dan gak mudah terurai

ilustrasi sofa berkualitas
ilustrasi sofa berkualitas (pexels.com/Rachel Claire)

Jahitan sofa adalah detail kecil yang sangat berpengaruh terhadap estetika dan ketahanannya. Jahitan yang rapi menunjukkan kualitas pengerjaan yang baik dan profesional. Kamu dapat memperhatikan pola jahitan, apakah lurus, konsisten, dan gak ada benang yang mencuat. Jahitan yang gak rapi biasanya akan cepat terlepas dan merusak tampilan sofa. Dengan pemeriksaan teliti, kamu bisa menghindari risiko kerusakan dini.

Selain rapi, kualitas benang juga berperan penting dalam menentukan daya tahan sofa. Benang yang tebal dan kuat membuat jahitan lebih kokoh, terutama pada area yang sering terkena tekanan. Jahitan ganda juga bisa menjadi nilai tambah karena memastikan bahan gak mudah sobek. Kamu dapat mencoba menarik sedikit ujung kain untuk memastikan jahitannya gak terlepas. Dengan perhatian pada detail ini, sofa yang kamu pilih akan jauh lebih awet.

4. Coba duduki sofa untuk menguji kenyamanan dan keseimbangan

ilustrasi sofa ruang tamu
ilustrasi sofa ruang tamu (pexels.com/Pixabay)

Menguji sofa dengan cara mendudukinya adalah langkah sederhana namun sangat penting dilakukan. Duduklah pada beberapa sisi untuk memastikan sofa gak miring atau terasa kurang stabil. Sofa berkualitas baik akan memberikan rasa nyaman yang merata tanpa adanya bagian yang terlalu keras atau terlalu empuk. Kamu juga bisa menggoyangkan tubuh sedikit untuk menilai kestabilannya. Uji langsung seperti ini membantu kamu mendapatkan gambaran nyata mengenai kualitas kenyamanan sofa.

Selain kenyamanan awal, kamu juga perlu memperhatikan bagaimana struktur sofa menopang tubuh. Jika dudukan terasa terlalu dalam atau terlalu dangkal, sofa mungkin gak cocok untuk penggunaan jangka panjang. Perhatikan juga apakah sandarannya memberikan dukungan yang baik untuk punggung. Sofa yang gak ergonomis bisa menyebabkan kegaknyamanan meski terlihat bagus. Dengan mencoba langsung, kamu bisa menghindari risiko salah pilih.

5. Perhatikan bahan pelapis karena menentukan tampilan dan keawetannya

ilustrasi material sofa
ilustrasi material sofa (freepik.com/mrsiraphol)

Bahan pelapis sofa sangat memengaruhi tampilan visual sekaligus daya tahan sofa itu sendiri. Kamu bisa memilih bahan seperti kulit sintetis, kain woven, atau velvet sesuai kebutuhan dan gaya interior. Masing-masing bahan memiliki kelebihan dan kekurangan yang perlu dipertimbangkan. Bahan berkualitas rendah biasanya lebih cepat rusak atau memudar warnanya. Memilih pelapis yang tepat membuat sofa tetap terlihat bagus meski digunakan setiap hari.

Untuk quality check, kamu bisa meraba permukaan pelapis untuk memastikan kekuatan teksturnya. Pelapis yang terlalu tipis cenderung mudah sobek atau aus. Jika memungkinkan, tarik sedikit kain untuk memastikan kekokohannya. Kamu juga bisa menanyakan apakah bahan tersebut tahan noda atau mudah dibersihkan. Pemilihan pelapis yang tepat akan menambah umur panjang sofa secara signifikan.

6. Tinjau konstruksi kaki sofa agar stabil dan aman

ilustrasi konstruksi sofa
ilustrasi konstruksi sofa (pexels.com/CoWomen)

Kaki sofa adalah bagian penting yang menentukan keseimbangan dan ketahanan keseluruhan struktur. Pastikan kaki sofa terpasang dengan kuat dan gak bergoyang saat kamu memberikan tekanan. Bahan kaki sofa juga perlu diperhatikan, apakah dari kayu solid, metal, atau material lain yang cukup kokoh. Kaki sofa yang rapuh dapat membuat sofa mudah rusak dan membahayakan pengguna. Pengecekan sejak awal membantu menghindari kerusakan jangka panjang.

Selain kekuatan, desain kaki sofa juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan ruang. Kaki sofa yang terlalu pendek bisa membuat sofa tampak berat, sementara kaki yang tinggi memberi kesan lebih ringan. Kamu juga bisa mempertimbangkan kaki dengan pelindung anti-gores agar gak merusak lantai. Pastikan semua kaki terpasang rata sehingga sofa gak terasa miring. Dengan perhatian ini, kamu bisa mendapatkan sofa yang gak hanya estetis tetapi juga aman dan stabil.

Memilih sofa yang awet membutuhkan perhatian pada berbagai detail yang mungkin gak selalu terlihat di awal. Quality check membantu kamu mengetahui apakah sofa tersebut benar-benar layak dibeli dan bisa bertahan lama. Dengan memahami material, konstruksi, dan kualitas busanya, kamu dapat mengambil keputusan yang lebih tepat. Sofa yang tepat bukan hanya memberikan kenyamanan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi rumah. Ketika semua aspek kualitas terpenuhi, kamu akan merasa puas setiap kali menggunakan sofa tersebut.

Selain itu, sofa yang berkualitas baik mampu menjaga bentuk dan tampilannya dalam jangka waktu bertahun-tahun. Sofa gak hanya menjadi tempat duduk, tetapi juga elemen dekoratif yang mempercantik ruangan. Oleh karena itu, pemilihan yang teliti sangat membantu menciptakan suasana rumah yang nyaman dan stylish. Dengan mengikuti tips di atas, kamu bisa mendapatkan sofa yang sesuai dengan kebutuhan dan tahan lama. Ketelitian dalam memilih akan menghasilkan kenyamanan yang kamu nikmati setiap hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Life

See More

50 Contoh Soal PAS IPAS Kelas 5 Semester 1, Coba Kerjakan!

29 Nov 2025, 12:53 WIBLife