Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Rahasia Sukses Menanam Delima Indoor hingga Berbuah Lebat di Rumah

ilustrasi pohon delima
ilustrasi pohon delima (pixabay.com/fietzfotos)
Intinya sih...
  • Memilih varietas yang tepat untuk tanaman delima indoor.
  • Menanam dari bibit atau stek, bukan dari biji, untuk hasil lebih cepat dan tingkat keberhasilan yang lebih tinggi.
  • Menggunakan pot dan media tanam yang tepat serta memberikan cahaya, kelembapan, penyiraman, pemupukan, pemangkasan, dan penyerbukan yang sesuai.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Menanam delima di dalam rumah mungkin terdengar menantang, tapi sebenarnya kamu bisa banget melakukannya asal tahu trik-triknya. Tanaman delima dikenal cantik karena bunganya yang merah menyala, ditambah buahnya yang manis dan penuh manfaat. Tantangannya, tanaman ini biasanya membutuhkan cuaca hangat agar tumbuh optimal.

Karena itu, buat kamu yang tinggal di daerah dingin atau ingin merawatnya sebagai tanaman hias, menanam delima indoor bisa jadi pilihan yang menarik. Dengan perawatan yang tepat, kamu tetap bisa menikmati buah delima segar langsung dari rumah.

Yuk, pelajari tujuh rahasia suksesnya supaya tanamanmu bisa tumbuh subur dan akhirnya berbuah lebat.

1. Memilih varietas yang tepat

ilustrasi buah delima
ilustrasi buah delima (pixabay.com/Fruchthandel_Magazin)

Memilih varietas adalah kunci pertama keberhasilanmu. Menurut Nastya Vasylchyshyna, ahli botani dari Plantum, banyak varietas delima outdoor bisa tumbuh hingga lebih dari tiga meter sehingga kurang cocok untuk ruangan. Ia menyarankan varietas Red Silk karena tingginya hanya sekitar 1,8 meter dan tetap menghasilkan buah manis berukuran sedang. Tingginya pun masih bisa kamu kontrol lewat pemangkasan rutin.

Sementara itu, Tammy Sons, pendiri TN Nursery, lebih menyarankan varietas kerdil seperti Nana atau State Fair. Varietas Nana biasanya hanya tumbuh 60–120 cm dan tampil cantik dengan bunga merah cerah. Meski buahnya lebih kecil dan kurang juicy, varietas ini pas untuk kamu yang lebih mencari keindahan tanaman dekoratif. Dengan memilih varietas yang tepat sejak awal, peluangmu mendapatkan buah delima indoor jadi jauh lebih besar.

2. Menanam dari bibit atau stek, bukan dari biji

ilustrasi pohon delima yang berbuah
ilustrasi pohon delima yang berbuah (pexels.com/Doğan Alpaslan Demir)

Menurut penjelasan Nastya Vasylchyshyna, cara paling efisien menanam delima indoor adalah menggunakan bibit atau stek. Menanam dari biji memang bisa, tapi membutuhkan waktu jauh lebih lama dan hasilnya tidak selalu sesuai harapan. Dengan stek, pertumbuhan lebih cepat dan tingkat keberhasilannya lebih tinggi.

Bila memilih metode stek, gunakan stek kayu keras sepanjang 25 cm yang dipotong di akhir musim dingin. Vasylchyshyna juga menyarankan penggunaan rooting hormone untuk membantu pembentukan akar. Setelah itu, tanam stek ke media tanah gembur dan biarkan dua hingga tiga kuncup berada di atas permukaan tanah. Langkah sederhana ini meningkatkan peluang stekmu tumbuh dengan baik.

3. Menggunakan pot dan media tanam yang tepat

ilustrasi pot tanaman
ilustrasi pot tanaman (pexels.com/Karolina Kaboompics)

Pakar tanaman indoor merekomendasikan pot dengan drainase bagus agar air tidak menggenang dan memicu pembusukan akar. Vasylchyshyna menyebut bahwa tanah yang baik untuk delima adalah campuran media tanam bernutrisi yang sedikit asam hingga netral, ditambah perlite dan kerikil kecil untuk memperbaiki sirkulasi udara.

Media yang porous membantu akar berkembang secara optimal. Pastikan juga tanah tetap lembap namun gak becek, ya. Dengan pot dan media tanam yang tepat, kamu menciptakan lingkungan ideal bagi delima untuk tumbuh lebih cepat dan lebih sehat, bahkan di dalam rumah.

4. Memberikan cahaya yang cukup

ilustrasi grow light
ilustrasi grow light (pixabay.com/HarrietP)

Menurut Vasylchyshyna, delima butuh minimal enam jam cahaya terang setiap hari agar bisa tumbuh dan berbunga. Namun kalau ingin hasil maksimal, delima sebaiknya menerima delapan hingga sepuluh jam cahaya. Jika rumahmu kurang cahaya, grow light bisa menjadi solusi yang efektif. Letakkan grow light tepat di atas tanaman agar distribusi cahayanya merata.

Untuk tanaman yang hanya mengandalkan cahaya matahari, putar pot sedikit setiap dua minggu agar pertumbuhannya tidak miring. Namun jika menggunakan grow light vertikal, rotasi gak terlalu diperlukan. Cahaya yang cukup membantu tanaman memproduksi bunga lebih banyak dan pada akhirnya memperbanyak buah.

5. Menjaga kelembapan, penyiraman, dan pemupukan

ilustrasi menyiram tanaman
ilustrasi menyiram tanaman (pexels.com/Thirdman)

Vasylchyshyna menjelaskan bahwa kelembapan ideal untuk delima indoor berkisar 50–55 persen. Jika terlalu lembap, jamur mudah muncul; jika terlalu kering, pertumbuhan terhambat. Karena itu, letakkan tanaman jauh dari area yang lembap berlebihan seperti kamar mandi atau dapur.

Untuk penyiraman, airi ketika bagian atas tanah mulai mengering. Jangan terlalu sering menyiram karena akar delima mudah membusuk jika tanah terlalu basah. Sementara itu, menurut Tammy Sons, pemupukan sebulan sekali selama musim semi dan musim panas penting untuk mendorong pembungaan dan pembentukan buah. Nutrisi tambahan ini akan membantu tanaman tumbuh lebih kuat.

6. Melakukan pemangkasan dan penyerbukan manual

ilustrasi pohon buah delima
ilustrasi pohon buah delima (pixabay.com/GAIMARD)

Menurut penjelasan Tammy Sons, pemangkasan ringan di musim semi membantu mempertahankan bentuk tanaman agar tetap kompak dan sehat. Pemangkasan juga membuat cahaya lebih mudah menembus ke bagian dalam tanaman sehingga pertumbuhannya lebih merata.

Karena gak ada serangga penyerbuk di dalam rumah, kamu perlu melakukan penyerbukan manual. Vasylchyshyna menyarankan menggunakan kuas lembut untuk mengambil serbuk sari dari bunga jantan dan memindahkannya ke bunga hermafrodit yang memiliki dasar bunga lebih membulat. Lakukan penyerbukan setiap pagi pada bunga yang baru mekar agar peluangnya semakin tinggi menghasilkan buah.

7. Menghindari kesalahan umum saat menanam delima indoor

ilustrasi buah delima yang matang
ilustrasi buah delima yang matang (pixabay.com/LeeTravathan)

Menurut Vasylchyshyna, salah satu kesalahan terbesar pemula adalah menempatkan tanaman di sudut gelap. Delima sangat membutuhkan cahaya, jadi jika tidak punya lokasi yang cerah, grow light adalah penyelamat. Kesalahan lain yang sering terjadi adalah memindahkan stek langsung ke cahaya kuat setelah berakar. Tanaman harus beradaptasi secara bertahap selama lima hingga tujuh hari untuk menghindari stres.

Penyiraman berlebihan juga perlu dihindari karena dapat menyebabkan akar busuk. Pastikan tanah mengering sebagian sebelum disiram kembali, dan selalu buang air yang tertampung di tatakan. Dengan menghindari kesalahan umum ini, delima indoor milikmu bisa tumbuh lebih sehat dan siap menghasilkan buah berkualitas.

Menanam delima indoor sebenarnya jauh lebih mudah dari yang kamu bayangkan, asalkan kamu memahami kebutuhannya. Mulai dari memilih varietas yang tepat, menciptakan media tanam yang ideal, hingga melakukan penyerbukan manual, semua langkah ini berpengaruh besar terhadap hasil akhirnya.

Meski butuh waktu beberapa tahun sampai akhirnya berbuah, prosesnya sangat memuaskan. Cobalah praktikkan tujuh rahasia di atas dan lihat sendiri bagaimana delima tumbuh subur di rumahmu. Selamat menanam dan semoga cepat panen!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nabila Inaya
EditorNabila Inaya
Follow Us

Latest in Life

See More

9 Gaya Resepsi Firly Assyifa, Ada Kebaya hingga Dress International

30 Nov 2025, 10:15 WIBLife