TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Jenis Lipatan Origami Dasar yang Perlu Diketahui Pemula

Lipatan dasar menjadi langkah awal pada kreasi origami

ilustrasi melipat origami (freepik.com/freepik)

Para pemula yang baru belajar seni origami seringkali kebingungan dengan banyaknya model pelipatan origami. Namun, hal ini gak akan terjadi kalau kamu memahami jenis-jenis lipatan dasar dalam seni origami.

Terdapat beberapa jenis lipatan dasar yang hampir selalu ada di semua karya origami. Lipatan dasar ini penting untuk diketahui karena merupakan pondasi atau dasar dalam membuat berbagai macam kreasi origami.

Yuk, langsung simak aja jenis-jenis lipatan dasar origami berikut ini!

1. Lipatan lembah (valley fold)

ilustrasi valley fold (muumade.com)

Lipatan lembah atau valley fold merupakan jenis lipatan origami yang paling dasar. Sebagian besar karya origami memakai lipatan lembah sebagai dasar lipatannya. Kamu bisa menemukan lipatan ini pada semua diagram petunjuk origami.

Dinamakan lipatan lembah karena bagian lekukan kertasnya menjorok ke bawah seperti sebuah lembah. Pada panduan melipat origami, lipatan lembah disimbolkan dengan garis putus-putus.

Cara membuat lipatan lembah, yaitu ambil tepi kertas dan lipat ke tepi yang berlawanan. Kemudian, buka lipatannya.

2. Lipatan gunung (mountain fold)

ilustrasi membuat mountain fold (pexels.com/Ksenia Chernaya)

Sebenarnya, lipatan gunung atau mountain fold adalah lipatan lembah yang dibalik. Pada lipatan ini, lekukannya menjulang ke atas, maka dari itu disebut lipatan gunung.

Serupa dengan lipatan lembah, lipatan gunung juga hampir selalu ada di semua petunjuk pembuatan origami. Pada diagram petunjuk origami, lipatan ini memiliki simbol kombinasi titik-titik dan garis-garis.

Untuk membuat lipatan gunung, kamu hanya perlu melipat kertas ke arah yang berlawanan dengan lipatan lembah, sehingga menghasilkan garis lipatan yang timbul atau menjorok ke atas.

Baca Juga: 5 DIY Corner Bookmark dari Origami, Pembatas Buku Lucu nan Cantik

3. Lipatan squash (squash fold)

Lipatan squash atau squash fold menjadi salah satu lipatan dasar yang paling populer bagi banyak desain origami. Bentuk dan cara membuat lipatan ini agak rumit, kamu bisa melihatnya pada tutorial di atas.

Ketika membuat squash fold pastikan kamu melipatnya secara simetris atau seimbang. Jika lipatan yang kamu buat tidak simetris, maka bisa mengacaukan lipatan-lipatan selanjutnya, sehingga hasil kreasi origami kamu menjadi kurang bagus.

4. Lipatan pleat (Pleat fold)

ilustrasi pleat fold (origami.me)

Lipatan pleat atau pleat fold banyak digunakan pada desain origami. Lipatan ini termasuk lipatan yang cukup sering dijumpai dalam diagram pembuatan origami. 

Untuk menghasilkan pleat fold, ambil sisi kanan kertas dan lipat ke sisi kiri. Lalu, lapisan kertas yang atas dilipat lagi ke kanan dengan menyisakan celah pada kertasnya. Jika dilihat dari samping akan tampak bentuk zig-zag pada lipatan tersebut.

Pleat fold dalam satu desain origami tidak selalu sama dengan desain lainnya. Terkadang ada kreasi origami yang hanya memakai satu tumpuk pleat fold. Ada pula yang memerlukan beberapa lapis pleat fold. Ukuran lipatannya pun beragam, tergantung dengan kebutuhan desain origaminya.

Verified Writer

Nurul Fatin Sazanah

-

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya