TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

6 Perbedaan Origami dan Kirigami, Serupa namun Tak Sama

Berikut perbedaan origami dan kirigami!

ilustrasi origami dan kirigami (unsplash.com/Carolina Garcia Tavizon | pexels.com/Artem Podrez)

Siapapun pasti sudah tidak asing dengan yang namanya origami. Seni melipat kertas asal Jepang ini memang sangat populer.

FYI, selain origami ada juga seni pelipatan kertas yang disebut kirigami. Sayangnya, kirigami sering dianggap serupa dengan origami.

Padahal, kirigami dan origami sangat berbeda, lho. Nah, supaya gak bingung mengenali keduanya, yuk simak perbedaan kirigami dan origami berikut ini!

1. Asal usul nama origami dan kirigami

ilustrasi origami dan kirigami (unsplash.com/Yuliia Kucherenko | unsplash.com/micheile henderson)

Nama origami berasal dari kosakata bahasa Jepang, yaitu oru yang artinya melipat dan kami yang berarti kertas. Dengan begitu, origami dapat diartikan sebagai seni melipat kertas.

Sedangkan kirigami berasal dari kata kiru yang artinya memotong dan kami yang bermakna kertas, sehingga dapat diartikan sebagai seni memotong kertas. Ada pula yang mendefinisikan kirigami sebagai seni melipat dan memotong kertas.

2. Teknik pembuatan origami dan kirigami

ilustrasi origami dan kirigami (unsplash.com/Dirk Ribbler | unsplash.com/Liz Taylor)

Sesuai dengan arti namanya, origami hanya menggunakan teknik melipat kertas untuk menghasilkan karya. Apapun model atau desain kreasinya hanya boleh memakai teknik lipatan.

Sedangkan, teknik utama pada seni kirigami adalah memotong dan melipat kertas. Kirigami menggabungkan kedua metode dalam menghasilkan karya. Teknik memotong itulah yang membuat kirigami berbeda dari origami.

3. Alat untuk membuat origami dan kirigami

ilustrasi origami dan kirigami (unsplash.com/KOBU Agency | unsplash.com/micheile henderson)

Membuat kreasi origami hanya membutuhkan kertas dan tangan karena teknik yang dipakai adalah pelipatan kertas. Dalam membuat karya origami tidak diperbolehkan menggunakan alat tambahan, seperti gunting dan lem.

Di sisi lain, pemotong seperti gunting dan cutter menjadi alat utama pada seni kirigami. Terkadang, dalam membuat kirigami juga memakai pensil untuk menggambar pola lipatan.

Kirigami juga menggunakan lem sebagai alat tambahan. Meski dahulu pemakaian lem dalam karya kirigami tidak diperbolehkan, namun saat ini aturan tersebut sudah lebih longgar. Sekarang sudah banyak kreasi kirigami yang direkatkan dengan lem.

 

Baca Juga: 6 Fakta Origami, Dahulu Hanya untuk Kaum Elit dan Upacara Keagamaan

4. Hubungan origami dan kirigami dengan budaya Jepang

ilustrasi origami dan kirigami (pexels.com/Saeed Khokhar | unsplash.com/Kelly Sikkema)

Origami dan kirigami memang sama-sama berkaitan dengan budaya Jepang. Namun ketimbang kirigami, origami mempunyai akar yang lebih dalam pada budaya Jepang.

Sedangkan kirigami merupakan bentuk turunan dari origami. Dengan kata lain, kirigami adalah hasil pengembangan seni origami.

5. Penggunaan seni origami dan kirigami

ilustrasi origami dan kirigami (pexels.com/ATC Comm Photo | pexels.com/Laura James)

Dahulu, origami hanya dipakai untuk keperluan upacara keagamaan. Salah satunya adalah upacara pernikahan Shinto. Seiring berkembangnya zaman, fungsi origami bergeser menjadi seni atau hobi.

Sementara itu, penerapan kirigami lebih luas daripada origami. Kirigami lebih banyak diterapkan sebagai seni dekoratif, misalnya diaplikasikan untuk dekorasi pesta, hiasan natal, dan lain sebagainya.

Verified Writer

Nurul Fatin Sazanah

-

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya