Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cara Mencuci Sepatu Gunung dengan Benar, Jangan Asal!
ilustrasi sepatu gunung (pexels.com/PNW Production)
  • Artikel menekankan pentingnya mencuci sepatu gunung dengan cara yang benar agar material dan lapisan waterproof tetap awet, bukan asal pakai deterjen keras atau dijemur di bawah matahari.
  • Dianjurkan memakai sabun cair ringan seperti sabun bayi atau cleaner khusus sepatu outdoor serta sikat berbulu halus untuk membersihkan tanpa merusak bahan dan struktur sepatu.
  • Sepatu sebaiknya dibilas secukupnya tanpa diperas lalu dikeringkan di tempat teduh berventilasi baik agar bentuk, warna, dan daya tahan sepatu tetap terjaga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sepatu gunung jadi salah satu perlengkapan penting buat kamu yang suka naik gunung, trekking, atau sekadar menjelajahi destinasi alam. Setelah dipakai melewati jalur berlumpur, berbatu, hingga terkena air hujan, sepatu gunung tentu bakal kotor dan butuh dibersihkan. Namun, masih banyak yang belum tahu cara mencuci sepatu gunung agar awet dan gak merusak materialnya.

Banyak orang masih asal mencuci sepatu gunung menggunakan deterjen keras atau langsung menjemurnya di bawah sinar matahari. Padahal, cara seperti itu justru bisa merusak lapisan waterproof, membuat lem cepat rusak, bahkan bikin bahan sepatu retak. Supaya sepatu gunung tetap nyaman dipakai untuk perjalanan berikutnya, kamu perlu tahu cara mencuci yang benar.

1. Gunakan sabun cair ringan untuk menjaga material sepatu

ilustrasi sepatu hiking (unsplash.com/Chewool Kim)

Kalau kamu masih bingung cuci sepatu gunung pakai apa, jawabannya adalah sabun cair ringan atau mild soap. Jenis sabun ini lebih aman buat material sepatu dibandingkan dengan deterjen bubuk yang punya kandungan kimia lebih keras.

Beberapa pilihan sabun yang bisa kamu gunakan antara lain sabun bayi, sabun cuci piring cair, cleaner khusus sepatu gunung, dan sabun cair lembut tanpa pemutih. Sabun bayi menjadi pilihan favorit banyak pendaki karena formulanya lembut dan tidak merusak tekstur bahan sepatu. Kalau kamu punya sepatu gunung dengan teknologi waterproof, seperti Gore-Tex atau lapisan anti-air lainnya, penggunaan sabun ringan sangat penting supaya fitur tersebut tetap berfungsi.

Kalau memungkinkan, kamu juga bisa memakai cleaner khusus sepatu outdoor. Produk ini biasanya dirancang buat membersihkan lumpur, debu, dan noda membandel tanpa merusak lapisan pelindung sepatu. Yang perlu dihindari adalah pemakaian deterjen pakaian, pemutih, atau sabun berbahan keras. Produk seperti ini bisa bikin lapisan luar sepatu cepat aus dan mengurangi daya tahan sepatu saat dipakai di medan ekstrem.

2. Gunakan sikat berbulu halus saat membersihkan sepatu gunung

ilustrasi sikat (pexels.com/Dom J)

Selain pemilihan sabun, alat yang kamu pakai juga penting. Jangan asal menyikat sepatu gunung menggunakan sikat kasar karena bisa merusak permukaan bahan, terutama kalau sepatu kamu berbahan suede atau mesh. Gunakan sikat gigi bekas berbulu halus, spons basah, kain microfiber, atau sikat khusus sepatu

Cara membersihkannya cukup mudah. Lepaskan dulu tali dan insole sepatu supaya semua bagian bisa dibersihkan maksimal. Basahi permukaan sepatu dengan air secukupnya, lalu aplikasikan sabun cair yang sudah dicampur sedikit air.

Sikat perlahan di area yang kotor, terutama bagian sol, sela-sela jahitan, dan sisi bawah sepatu yang biasanya penuh lumpur. Kalau nodanya cukup membandel, diamkan busa sabun sekitar 5 menit sebelum disikat ulang. Hindari merendam sepatu gunung terlalu lama. Merendam sepatu bisa melemahkan lem perekat dan mempercepat kerusakan struktur sepatu.

3. Bilas secukupnya dan jangan diperas

ilustrasi sepatu hiking (unsplash.com/Patrik László)

Setelah proses menyikat selesai, langkah berikutnya adalah membilas sepatu. Banyak orang melakukan kesalahan dengan membilas terlalu lama atau bahkan memeras sepatu seperti mencuci pakaian. Padahal, cara ini bisa merusak bentuk asli sepatu gunung.

Gunakan air bersih secukupnya untuk menghilangkan sisa sabun. Kamu bisa memakai spons basah untuk mengusap permukaan sepatu sampai busanya hilang. Kalau bagian dalam sepatu terasa terlalu basah, cukup tekan perlahan menggunakan handuk kering agar air terserap. Jangan dipelintir atau diperas karena bisa bikin bentuk sepatu berubah.

Supaya proses pengeringan lebih cepat, kamu juga bisa memasukkan kertas koran atau tisu tebal ke dalam sepatu. Cara ini membantu menyerap kelembapan dari bagian dalam sekaligus menjaga bentuk sepatu tetap stabil. Ganti kertasnya secara berkala kalau sudah terlalu basah.

4. Keringkan di tempat teduh, jangan di bawah matahari langsung

ilustrasi sepatu gunung (pixabay.com/pcdazero)

Ini bagian yang sering disepelekan. Banyak orang berpikir menjemur sepatu di bawah terik matahari bikin sepatu cepat kering. Faktanya, paparan sinar matahari langsung justru bisa merusak material sepatu gunung. Panas berlebih dapat menyebabkan lem cepat mengelupas, bahan sepatu retak, warna memudar, dan lapisan waterproof rusak.

Cara terbaik adalah mengeringkan sepatu di tempat teduh dengan sirkulasi udara yang baik, misalnya, di teras rumah yang tidak terkena matahari langsung atau di dekat kipas angin. Kalau kamu sedang buru-buru, hindari juga mengeringkan sepatu menggunakan hair dryer dengan suhu panas tinggi. Gunakan mode angin biasa kalau memang terpaksa.

Proses pengeringan alami memang butuh waktu lebih lama, tapi hasilnya jauh lebih aman buat menjaga kualitas sepatu gunung kamu. Merawat sepatu gunung sebenarnya gak ribet kalau kamu tahu caranya.

Jadi, kalau masih bertanya cuci sepatu gunung pakai apa, jawabannya adalah sabun cair ringan, seperti sabun bayi, sabun cuci piring, atau cleaner khusus sepatu. Lengkapi dengan sikat berbulu halus, bilas secukupnya, lalu keringkan di tempat yang teduh. Dengan perawatan yang tepat, sepatu gunung kamu bakal tetap awet, nyaman dipakai, dan siap menemani petualangan berikutnya tanpa masalah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team