Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Cara Mengatasi Gagal Cat Rambut di Rumah, Jangan Langsung Panik!
ilustrasi wanita dengan messy hair (pexels.com/moosephotos)

Mewarnai rambut sendiri di rumah memang bisa jadi solusi praktis buat kamu yang ingin tampil beda tanpa harus mengeluarkan biaya salon yang mahal. Namun, hasilnya gak selalu sesuai ekspektasi. Warna bisa terlalu gelap, muncul semburat kuning yang mengganggu, atau bahkan terlihat belang di beberapa bagian.

Kalau mengalami hal tersebut, jangan buru-buru panik atau langsung membeli pewarna baru untuk menimpa warna yang ada. Faktanya, banyak masalah saat cat rambut sendiri yang masih bisa diperbaiki dengan langkah sederhana. Berikut beberapa cara mengatasi gagal cat rambut di rumah yang bisa kamu coba.

1. Gunakan clarifying shampoo jika warna rambut terlalu gelap

ilustrasi perempuan mencuci rambut (pexels.com/arminrimoldi)

Salah satu masalah yang paling sering terjadi saat mewarnai rambut sendiri adalah warna yang keluar lebih gelap dari perkiraan. Biasanya hal ini terjadi karena pewarna didiamkan terlalu lama atau rambut menyerap pigmen lebih banyak dibanding yang diperkirakan. Akibatnya, hasil akhir terlihat jauh lebih pekat daripada warna yang tertera pada kemasan.

Jika mengalami hal ini, cobalah menggunakan clarifying shampoo atau sampo pembersih mendalam. Produk ini dapat membantu mengangkat sebagian pigmen warna yang masih berada di permukaan rambut. Semakin cepat dilakukan setelah pewarnaan, biasanya semakin besar peluang warna akan memudar secara bertahap.

"Jika pewarna dibiarkan terlalu lama, pigmen bisa menumpuk lebih banyak di rambut. Hal ini memang tidak akan membuat rambut menjadi lebih terang, tetapi bisa membuat warnanya lebih gelap daripada yang diinginkan," jelas Jeremy Tardo, celebrity hairstylist dan Clairol Color Partner, dikutip dari Real Simple.

2. Atasi warna kuning atau oranye dengan purple shampoo

ilustrasi wanita mencoba produk hair care (pexels.com/cottonbro)

Sudah memilih warna ash atau blonde, tetapi hasilnya malah terlihat kekuningan atau oranye? Kondisi ini dikenal dengan istilah brassy hair dan cukup umum terjadi setelah proses pewarnaan. Faktor seperti sinar matahari, kualitas air, hingga proses pewarnaan yang kurang optimal bisa menjadi penyebabnya.

Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan purple shampoo secara rutin. Kandungan pigmen ungu di dalamnya membantu menetralkan warna kuning dan oranye sehingga warna rambut terlihat lebih dingin dan seimbang. Meski begitu, penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi rambut agar hasilnya tidak berlebihan.

3. Perbaiki warna yang belang tanpa mengecat ulang seluruh rambut

ilustrasi perempuan styling rambut (pexels.com/karolinagrabowska)

Rambut yang terlihat belang setelah diwarnai memang bisa bikin kesal. Biasanya hal ini terjadi karena pewarna tidak terdistribusi merata atau ada bagian rambut yang menyerap warna lebih cepat dibanding area lainnya. Hasilnya, warna rambut terlihat berbeda-beda dari akar hingga ujung.

Daripada langsung mewarnai ulang seluruh rambut, lebih baik fokus memperbaiki area yang bermasalah. Cara ini cenderung lebih aman karena mengurangi risiko kerusakan akibat paparan bahan kimia berulang. Selain itu, koreksi warna secara bertahap juga membuat hasil akhir terlihat lebih natural.

"Kamu bisa menggunakan warna satu tingkat lebih gelap dengan tone yang sama dan mengaplikasikannya hanya pada area akar rambut. Cara ini akan membuat bagian tersebut lebih gelap tanpa mengubah tone warna secara keseluruhan," ujar Jeremy Tardo.

4. Beri kelembapan ekstra jika rambut terasa kering

ilustrasi wanita rambut lebat (pexels.com/bennielbester)

Menurut Cody Renegar, seorang hairstylist selebritas, dikutip dari Real Simple, rambut yang telah melalui proses kimia seperti pewarnaan cenderung menjadi lebih kering dibandingkan rambut alami. Karena itu, tidak sedikit orang yang merasa rambutnya menjadi lebih kering, kasar, atau sulit diatur setelah proses pewarnaan selesai. Kondisi ini biasanya lebih sering terjadi pada rambut yang sebelumnya sudah pernah melalui proses bleaching.

Untuk membantu memulihkan kondisi rambut, gunakan hair mask atau masker rambut yang kaya kandungan pelembap. Lakukan perawatan secara rutin satu hingga tiga kali seminggu agar rambut mendapatkan nutrisi yang cukup. Dengan perawatan yang konsisten, rambut akan terasa lebih lembut dan tampak lebih sehat.

5. Ciptakan dimensi dengan styling rambut

ilustrasi perempuan mengeringkan rambut (unsplash.com/themephotos)

Kadang-kadang masalahnya bukan pada warna rambut yang gagal, melainkan hasil akhirnya terlihat terlalu datar. Warna yang sebenarnya sudah sesuai justru tampak kurang hidup karena tidak memiliki dimensi. Hal ini cukup sering terjadi terutama pada pewarnaan satu warna tanpa highlight atau gradasi.

Untuk menyiasatinya, coba tata rambut dengan gelombang atau ikal ringan. Styling seperti ini dapat menciptakan efek cahaya dan bayangan yang membuat warna rambut terlihat lebih berdimensi. Selain praktis, cara ini juga bisa menjadi solusi sementara sebelum melakukan perawatan warna berikutnya.

"Menata rambut dengan gelombang atau ikal akan membantu menciptakan bayangan dan pantulan cahaya di antara helai rambut, sehingga memberikan ilusi warna yang lebih multidimensi," ujar Jeremy Tardo.

6. Segera bersihkan noda pewarna yang menempel

ilustrasi perempuan menyisir rambut (pexels.com/yankrukov)

Saat mewarnai rambut sendiri, noda pewarna yang menempel di kulit atau kamar mandi sering kali tidak bisa dihindari. Bekas warna bisa muncul di dahi, telinga, tangan, hingga wastafel. Kalau dibiarkan terlalu lama, noda tersebut biasanya akan semakin sulit dibersihkan.

Karena itu, sebaiknya segera bersihkan noda begitu proses pewarnaan selesai. Kamu bisa menggunakan kapas yang diberi sedikit alkohol untuk area kulit, sementara wastafel dapat dibersihkan menggunakan cairan pembersih yang sesuai. Semakin cepat ditangani, semakin mudah noda tersebut dihilangkan.

7. Datangi colorist jika hasilnya benar-benar tidak sesuai harapan

ilustrasi menata rambut (pexels.com/lorenavillarreal)

Tidak semua masalah pewarnaan rambut bisa diselesaikan sendiri di rumah. Jika warna yang dihasilkan sangat berbeda dari ekspektasi atau kondisi rambut mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan, sebaiknya hindari eksperimen tambahan. Menumpuk pewarna baru justru bisa membuat situasi menjadi lebih rumit.

Berkonsultasi dengan colorist profesional adalah langkah yang lebih aman. Mereka dapat mengevaluasi kondisi rambut sekaligus menentukan metode koreksi warna yang paling sesuai. Dengan begitu, rambut bisa diperbaiki tanpa menambah risiko kerusakan yang lebih parah.

Gagal cat rambut di rumah memang bisa bikin panik, apalagi jika hasilnya jauh dari ekspektasi. Namun, sebagian besar masalah tersebut sebenarnya masih bisa diperbaiki dengan langkah yang tepat. Jadi, sebelum memutuskan untuk mewarnai ulang rambut atau menyesali hasilnya, coba lakukan beberapa cara di atas agar rambutmu kembali terlihat lebih maksimal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article