Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Cara Merawat Dinding dan Lantai Tetap Bersih Lebih Lama

Ilustrasi Dinding dan Lantai yang Bersih
ilustrasi dinding dan lantai yang bersih (pexels.com/Curtis Adams)
Intinya sih...
  • Bersihkan noda kecil sebelum menjadi membandel
  • Gunakan alas di area yang sering dilalui
  • Pilih alat pembersih yang lembut
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dinding dan lantai adalah dua area yang paling sering terlihat kotor dalam rumah karena aktivitas sehari-hari. Debu, noda, dan jejak kaki bisa cepat membuatnya terlihat kusam jika tidak dirawat dengan benar. Namun, kamu tidak selalu perlu bersih-bersih besar setiap hari untuk membuatnya tetap tampak bersih.

Perawatan sederhana yang dilakukan secara konsisten sering kali lebih efektif daripada pembersihan berat yang jarang dilakukan. Dengan kebiasaan yang tepat, dinding dan lantai bisa bertahan bersih lebih lama. Berikut 5 cara yang bisa kamu coba di rumah.

1. Bersihkan noda kecil sebelum menjadi membandel

Ilustrasi Membersihkan Dinding atau Lantai
ilustrasi membersihkan dinding atau lantai (pexels.com/Karola G)

Noda yang baru muncul jauh lebih mudah diatasi dibandingkan noda yang menempel lama. Membersihkannya segera membantu mencegah noda meresap lebih dalam ke permukaan dinding atau lantai. Hal ini juga menjaga tampilan rumah tetap rapi tanpa pembersihan besar-besaran.

Dilansir Ideal Home, para ahli pembersihan menyarankan pembersihan rutin dan spot cleaning untuk mengurangi penumpukan kotoran di permukaan rumah. Itu berarti cukup lap dengan kain lembap segera setelah melihat noda kecil. Cara ini membantu mengurangi risiko noda menjadi lebih sulit dihilangkan nanti.

2. Gunakan alas di area yang sering dilalui

Ilustrasi Keset atau Alas Kaki
ilustrasi keset atau alas kaki (pexels.com/Kelly)

Area seperti pintu masuk rumah atau dapur sering menerima kotoran dari luar, terutama dari sepatu atau sandal. Doormat menyebutkan bahwa menyediakan keset atau alas kaki di titik masuk bisa menangkap kotoran sebelum menyebar ke seluruh lantai. Ini membantu lantai tetap bersih lebih lama tanpa harus sering disapu atau dipel.

Selain itu, alas di area masuk membuat kamu dan tamu sadar untuk membersihkan kaki sebelum melangkah lebih masuk. Kotoran yang berkurang berarti lantai tidak mudah kotor atau terlihat kusam. Ini jadi langkah sederhana tapi efektif dalam perawatan lantai sehari-hari.

3. Pilih alat pembersih yang lembut

Ilustrasi Mengepel Lantai
ilustrasi mengepel lantai (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Menggunakan alat pembersih yang kasar bukan hanya kurang efektif, tetapi juga bisa merusak permukaan dinding atau lantai dari waktu ke waktu. Dilansir OCNJ Daily, menggosok terlalu keras atau memakai alat yang salah justru bisa membuat cat dinding terkelupas atau permukaan lantai jadi ternodai

Para ahli merekomendasikan penggunaan sapu bulu halus, kain mikrofiber, atau pel lembut untuk membersihkan permukaan tanpa goresan. Membersihkan dengan cara yang tepat membantu menjaga kualitas material dan membuatnya terlihat bersih lebih lama.

4. Biasakan membersihkan debu secara rutin

Ilustrasi Menyapu
ilustrasi menyapu (pexels.com/RDNE Stock project)

Debu yang menumpuk membuat permukaan dinding dan lantai terlihat kusam dan tidak bersih. Better Homes & Gardens menyebutkan bahwa jika dibiarkan, debu ini bisa bercampur dengan kelembapan atau kotoran lain sehingga menempel lebih kuat. Rutin membersihkan debu membantu mencegah hal ini terjadi.

Sapu atau lap secara ringan beberapa kali seminggu cukup untuk menjaga permukaan tetap bersih. Ini hanyalah kebiasaan kecil, tetapi sangat membantu menjaga tampilan rumah lebih segar sepanjang waktu.

5. Kurangi potensi kotor dari dalam rumah

Ilustrasi Mengelap Noda
ilustrasi mengelap noda (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Selain kotoran dari luar, banyak sumber kotor di dalam rumah yang sering tidak disadari, seperti cipratan air atau noda makanan yang jatuh di lantai. Menjaga area rawan ini tetap kering dan bersih membuat noda tidak mudah menempel.

Berarti juga membiasakan meletakkan tatakan untuk makanan, atau memastikan area lembap dikeringkan dengan cepat setelah penggunaan. Kebiasaan sederhana ini membantu menjaga kebersihan permukaan tanpa effort besar.

Merawat dinding dan lantai agar tetap bersih tidak harus menguras waktu atau tenaga. Dengan kebiasaan kecil yang konsisten dan alat yang tepat, rumahmu bisa terasa lebih nyaman dan bersih setiap hari. Kuncinya adalah kesederhanaan dan konsistensi dalam perawatan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More

5 Cara Anak Dewasa Pasang Batasan Sehat tanpa Terjebak Rasa Bersalah

12 Jan 2026, 19:15 WIBLife