Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Dekorasi Imlek Sederhana 2026, Lampion hingga Karangan Bunga!

ilustrasi imlek
ilustrasi imlek (pexels.com/Angga Ferdinand)
Intinya sih...
  • Tanaman bunga mekar Tahun Baru Imlek sebagai simbol kebangkitan alam dan doa akan kehidupan yang lebih baik.
  • Lukisan Tahun Baru menggambarkan tokoh legendaris dan tumbuhan simbolis untuk membawa energi positif di awal tahun.
  • Potongan kertas merah dan lampion sebagai elemen dekorasi tradisional yang sarat makna harapan, kebahagiaan, dan semangat kebersamaan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Dekorasi Imlek sederhana 2026 menjadi pilihan banyak orang yang ingin merayakan Tahun Baru Imlek dengan hangat tanpa kesan berlebihan. Di tengah kesibukan sehari-hari, sentuhan dekorasi yang minimalis namun bermakna tetap mampu menghadirkan nuansa khas Imlek, seperti dominasi warna merah, emas, serta ornamen simbol keberuntungan. Dengan penataan yang tepat, rumah bisa terasa lebih hidup dan penuh harapan untuk menyambut tahun yang baru.

Mengusung konsep sederhana bukan berarti mengurangi makna perayaan. Justru, di Imlek 2026 dekorasi yang simpel dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman, rapi, dan estetik. Yang terpenting, dekorasi tersebut mampu mencerminkan doa akan kebahagiaan, kesehatan, dan rezeki di tahun yang akan datang.

1. Tanaman bunga mekar

ilustrasi dekorasi imlek
ilustrasi dekorasi imlek (pexels.com/Tuấn Kiệt Jr)

Tahun Baru Imlek yang juga dikenal sebagai Festival Musim Semi menandai dimulainya musim semi dalam penanggalan tradisional Tiongkok. Perayaan ini sarat dengan makna pembaruan, harapan, dan awal yang baru setelah melewati musim dingin. Karena itu, tidak jarang masyarakat menghias rumah mereka dengan bunga-bunga yang sedang mekar sebagai simbol kebangkitan alam, pertumbuhan, serta doa akan kehidupan yang lebih baik dan tahun yang makmur.

Melansir China Highlights, beberapa tanaman berbunga yang paling populer dan digunakan secara tradisional selama Tahun Baru Imlek, antara lain; ranting bunga plum yang melambangkan keteguhan dan harapan, anggrek sebagai simbol keanggunan dan kesuburan, peony yang merepresentasikan kemakmuran dan kehormatan, serta bunga persik yang dipercaya membawa keberuntungan dalam hubungan dan kebahagiaan. Tanaman dan bunga ini sangat populer sebagai dekorasi Imlek, khususnya di wilayah seperti Hong Kong dan Makau, di mana tradisi menghias rumah dengan elemen alami menjadi bagian penting dari perayaan Tahun Baru Imlek.

2. Lukisan tahun baru

ilustrasi dekorasi imlek
ilustrasi dekorasi imlek (pexels.com/Matthew Jesús)

Lukisan Tahun Baru atau niánhuà merupakan salah satu elemen dekorasi tradisional yang kerap ditempelkan di pintu dan dinding rumah saat perayaan Tahun Baru Imlek. Lukisan ini tidak hanya berfungsi sebagai hiasan, tetapi juga sebagai simbol ucapan selamat Tahun Baru yang sarat makna. Kehadirannya dipercaya mampu menghadirkan suasana meriah sekaligus membawa energi positif bagi penghuni rumah di awal tahun yang baru.

Laman China Highlights menjelaskan, gambar-gambar yang ditampilkan dalam lukisan Tahun Baru biasanya menggambarkan tokoh-tokoh legendaris, dewa pelindung, anak-anak yang ceria, serta berbagai tumbuhan yang melambangkan keberuntungan, kemakmuran, dan kebahagiaan. Setiap ilustrasi memiliki pesan simbolis, seperti perlindungan dari hal buruk, doa akan rezeki berlimpah, dan harapan akan kehidupan yang harmonis. Karena itu, niánhuà menjadi bagian penting dari tradisi Imlek yang menggabungkan nilai seni, budaya, dan harapan baik untuk tahun yang akan datang.

3. Potongan kertas merah

ilustrasi dekorasi imlek
ilustrasi dekorasi imlek (pexels.com/Dương Nhân)

Seni memotong kertas merupakan tradisi dekoratif yang telah lama hadir dalam perayaan Tahun Baru Imlek, khususnya di wilayah Tiongkok utara dan tengah. Seni ini dilakukan dengan memotong berbagai desain dari kertas, umumnya berwarna merah untuk Festival Musim Semi, lalu menempelkannya pada latar belakang yang kontras atau permukaan transparan seperti jendela. Potongan kertas merah yang ditempel di pintu dan jendela dipercaya dapat menghadirkan keberuntungan sekaligus mengusir energi negatif, sekaligus mempercantik tampilan rumah saat Imlek.

Tema yang paling sering digunakan dalam seni potong kertas Tahun Baru adalah gambar tumbuhan dan hewan pembawa keberuntungan. Setiap motif memiliki makna simbolis yang berbeda, seperti harapan akan rezeki berlimpah, kesehatan, umur panjang, atau keharmonisan keluarga. Melalui ragam bentuk dan simbol tersebut, seni memotong kertas tidak hanya menjadi hiasan semata, tetapi juga sarana untuk menyampaikan doa dan harapan baik dalam menyambut tahun yang baru.

4. Lampion

Ilustrasi hampers imlek
Ilustrasi hampers imlek (pexels.com/Nanping Thongpanja)

Lampion China merupakan elemen dekorasi tradisional yang sering digunakan dalam berbagai festival penting, seperti Festival Musim Semi yang berlangsung dari Tahun Baru Imlek hingga Festival Lampion, serta Festival Pertengahan Musim Gugur. Lampion tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga sebagai simbol budaya yang sarat makna, mencerminkan harapan, kebahagiaan, dan semangat kebersamaan dalam setiap perayaan.

Saat perayaan Tahun Baru Imlek, lampion kerap terlihat menghiasi pepohonan di sepanjang jalan, gedung perkantoran, hingga pintu-pintu rumah. Lampion merah menjadi pilihan paling umum karena warna merah dipercaya melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan. Menggantung lampion merah di depan pintu diyakini dapat mengusir nasib buruk serta mengundang energi positif, menjadikannya salah satu dekorasi ikonik yang tak terpisahkan dari suasana Imlek.

Secara keseluruhan, berbagai elemen dekorasi Tahun Baru Imlek, mulai dari bunga-bunga bermakna, lukisan Tahun Baru, seni memotong kertas, hingga lampion merah, bukan sekadar memperindah ruang, tetapi juga mengandung filosofi dan harapan baik. Setiap hiasan menjadi simbol doa akan keberuntungan, kebahagiaan, dan kemakmuran di tahun yang baru, sekaligus mempererat hubungan dengan tradisi dan nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Muhammad Tarmizi Murdianto
EditorMuhammad Tarmizi Murdianto
Follow Us

Latest in Life

See More

Apakah Isra Miraj Boleh Puasa? Ini Aturan dan Bacaan Niatnya

15 Jan 2026, 11:25 WIBLife