Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
6 Hal Kecil yang Bikin Taman Jadi Kurang Menarik, Sering Gak Kepikiran!
ilustrasi menyiram tanaman (pexels.com/karolinagabrowska)
  • Terlalu banyak jenis tanaman, pot warna mencolok, dan pembatas taman berantakan bisa bikin tampilan taman terasa penuh serta kurang harmonis.
  • Furnitur outdoor yang kusam dan jarang dibersihkan menurunkan kenyamanan area santai, padahal perawatan rutin bisa langsung menyegarkan suasana taman.
  • Kebiasaan kecil seperti menyiram di waktu tepat dan rutin membersihkan gulma membantu taman tetap sehat, rapi, dan enak dipandang tanpa perlu dekorasi mahal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Punya taman rumah yang cantik gak selalu soal ukuran luas atau dekorasi mahal. Kadang, justru detail-detail kecil yang sering diabaikan bisa bikin taman terlihat kurang rapi, terasa penuh, bahkan kehilangan kesan estetiknya.

Tanpa sadar, kebiasaan sederhana seperti membiarkan rumput tumbuh liar atau memakai terlalu banyak warna dalam satu area dapat memengaruhi tampilan keseluruhan taman. Supaya area hijau di rumah tetap nyaman dipandang, yuk mulai perhatikan beberapa hal kecil berikut ini!

1. Terlalu banyak jenis tanaman dalam satu spot

ilustrasi kursi taman di tengah tanaman (pexels.com/tizzy)

Melihat berbagai tanaman cantik memang bikin kalap ingin membeli semuanya sekaligus. Namun kalau terlalu banyak jenis tanaman dikumpulkan dalam satu area tanpa konsep yang jelas, taman justru terlihat ramai dan kurang nyaman dipandang. Bentuk daun, tinggi tanaman, dan warna bunga yang saling bertabrakan juga bisa membuat taman terasa sempit.

Selain bikin tampilan taman kurang harmonis, terlalu banyak variasi tanaman dapat membuat perawatan jadi lebih ribet. Setiap tanaman punya kebutuhan cahaya, air, dan media tanam yang berbeda-beda. Kalau penataannya asal, tanaman malah sulit tumbuh maksimal dan taman terlihat gak terurus.

“Tanaman tunggal memang tetap punya tempat di taman, tapi jangan terlalu banyak. Penataan berkelompok dan elemen yang berulang justru membuat tampilan taman terasa lebih menyatu,” ujar Nicole Dillon, Master Gardener dan pemilik Breemar Flower Farm, dikutip dari The Spruce.

2. Pot tanaman dengan warna yang saling bertabrakan

ilustrasi berbagai jenis tanaman dalam pot (pexels.com/kim-nguyen)

Pot tanaman sering dianggap cuma pelengkap, padahal tampilannya sangat memengaruhi estetika taman. Penggunaan terlalu banyak pot warna neon atau model yang berbeda-beda dalam satu area bisa membuat taman terlihat berantakan. Fokus mata jadi terpecah dan tanaman malah kalah mencuri perhatian.

Supaya taman terasa lebih tenang dan estetik, coba gunakan pot dengan warna netral atau earthy tone. Warna seperti putih, abu-abu, cokelat, atau hitam biasanya lebih mudah dipadukan dengan berbagai jenis tanaman. Selain terlihat lebih clean, tampilan taman juga jadi terasa timeless.

3. Pinggiran taman yang gak rapi

ilustrasi taman (pexels.com/erikaphillips)

Detail kecil seperti edging atau pembatas taman ternyata punya pengaruh besar terhadap tampilan keseluruhan halaman. Kalau bentuknya miring, rusak, atau mulai berantakan, taman bisa langsung terlihat kurang terawat. Bahkan, tanaman yang sebenarnya cantik pun jadi kehilangan daya tariknya.

Pembatas taman yang rapi bikin area hijau terlihat lebih tertata dan bersih. Selain itu, garis taman yang jelas juga membantu menciptakan kesan taman yang lebih profesional dan nyaman dipandang. Gak heran, kalau detail ini sering jadi perhatian utama dalam desain taman modern.

“Kesalahan lain yang bisa membuat taman terlihat murahan adalah pembatas taman yang tidak rata atau tidak jelas bentuknya,” ujar Tammy Sons, ahli hortikultura dan CEO TN Nurseries, dikutip dari Homes & Gardens.

4. Furnitur outdoor yang kusam dan jarang dibersihkan

ilustrasi tempat duduk di taman (pexels.com/suju)

Banyak orang fokus merawat tanaman, tapi lupa membersihkan meja, kursi, atau dekorasi outdoor lainnya. Padahal, furnitur yang kusam, berdebu, atau mulai rusak bisa membuat taman terasa gak nyaman. Area santai di luar rumah pun jadi kehilangan kesan cozy.

Membersihkan furnitur secara rutin bisa langsung membuat suasana taman terasa lebih segar. Kalau ada kursi kayu yang mulai lapuk atau cat yang memudar, gak ada salahnya melakukan perbaikan kecil. Taman jadi terlihat lebih hidup meski tanpa dekorasi tambahan.

5. Menyiram tanaman di jam yang salah

ilustrasi menyiram tanaman (freepik.com/freepik)

Menyiram tanaman memang terlihat sederhana, tetapi waktu penyiraman ternyata sangat memengaruhi kondisi taman. Banyak orang memilih menyiram saat siang hari karena dianggap praktis, padahal air justru cepat menguap dan tanaman bisa stres karena panas berlebih. Daun tanaman juga lebih rentan rusak jika terkena air saat matahari sedang terik.

Waktu terbaik untuk menyiram biasanya pagi hari sebelum cuaca terlalu panas. Air dapat terserap lebih maksimal ke akar dan tanaman tetap segar sepanjang hari. Kebiasaan kecil ini juga membantu taman terlihat lebih sehat dan hijau.

“Waktu terbaik untuk menyiram tanaman adalah pagi hari sebelum pukul 10.00. Hindari pula menyiram saat cuaca sedang paling panas,” ujar Amy Enfield, Senior Horticulturist di ScottsMiracle-Gro, dikutip dari The Spruce.

6. Membiarkan gulma tumbuh terlalu lama

ilustrasi memindahkan tanaman (pexels.com/alfomedeiros)

Gulma sering dianggap sepele karena muncul sedikit demi sedikit. Namun kalau dibiarkan terlalu lama, tanaman liar ini bisa membuat taman terlihat kotor dan gak terawat. Selain mengganggu tampilan, gulma juga mengambil nutrisi dan air yang seharusnya untuk tanaman utama.

Membersihkan gulma secara rutin membantu taman terlihat lebih bersih dan segar. Tanaman pun bisa tumbuh lebih sehat tanpa harus berebut nutrisi. Meski terlihat sederhana, kebiasaan kecil ini ternyata punya pengaruh besar pada tampilan taman secara keseluruhan.

Taman yang nyaman dipandang sebenarnya gak selalu membutuhkan renovasi besar atau dekorasi mahal. Kadang, perhatian pada detail kecil dan perawatan rutin justru jadi kunci utama supaya area hijau di rumah terasa lebih estetik dan bikin betah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team