Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Jangan Salah Langkah! 7 Kesalahan Menghilangkan Noda pada Pakaian

ilustrasi laundry (pexels.com/rdne)
ilustrasi laundry (pexels.com/rdne)
Intinya sih...
  • Membiarkan noda menempel terlalu lama
  • Melewatkan langkah pretreatment
  • Menggunakan deterjen terlalu banyak
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Noda di pakaian memang gak bisa dihindari, tapi salah langkah bisa bikin noda makin susah hilang. Dari tumpahan minuman hingga kosmetik, panik sering muncul sebelum tahu cara tepat menanganinya.

Menyadari kesalahan ini sejak awal penting banget supaya noda gak makin menempel atau merusak serat kain. Dengan tips dari para ahli, kamu bisa lebih percaya diri saat menghadapi noda membandel. Yuk, simak panduan lengkapnya agar gak salah langkah lagi.

1. Membiarkan noda menempel terlalu lama

ilustrasi laundry (unsplash.com/jmarjes)
ilustrasi laundry (unsplash.com/jmarjes)

Salah satu kesalahan paling fatal adalah membiarkan noda menempel terlalu lama. Mengutip dari Better Homes and Gardens, Wendy Saladyga, seorang ahli noda, menjelaskan bahwa noda yang dibiarkan terlalu lama bisa meresap dan mengering di kain, sehingga lebih sulit dihilangkan.

Begitu tumpahan terjadi, segera blot atau tepuk noda dengan kain bersih untuk menyerap cairan berlebih. Kalau gak bisa langsung dicuci, oleskan sedikit sabun cuci tangan atau sabun cuci piring agar noda gak makin menempel. Intinya, waktu adalah faktor krusial saat menangani noda.

2. Melewatkan langkah pretreatment

ilustrasi cucian (pexels.com/cottonbro)
ilustrasi cucian (pexels.com/cottonbro)

Seringkali kita langsung mencuci pakaian yang ternoda tanpa pretreatment, padahal ini langkah penting. Pretreatment membantu noda membandel, seperti kunyit, tomat, atau cokelat, lebih mudah terangkat saat dicuci.

Jika kamu gak punya produk khusus pretreatment, jangan khawatir. Cukup gunakan deterjen heavy-duty, oleskan sedikit pada noda, gosok perlahan, dan diamkan 5 menit sebelum dicuci. Dengan begitu, noda lebih cepat hilang tanpa merusak kain.

3. Menggunakan deterjen terlalu banyak

ilustrasi laundry (pexels.com/rdne)
ilustrasi laundry (pexels.com/rdne)

Kebanyakan orang berpikir lebih banyak deterjen dapat membuat noda cepat hilang. Faktanya, terlalu banyak deterjen justru bikin pakaian terlihat kusam dan meninggalkan residu di mesin cuci.

Residu sabun ini bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri, jamur, dan bau tidak sedap. Saladyga menyarankan menggunakan takaran tepat sesuai label, misalnya kapsul, pod, atau tutup botol deterjen. Dengan cara ini, pakaian bersih optimal tanpa merusak kain atau mesin

4. Mengabaikan instruksi perawatan pakaian

ilustrasi anak menyortir pakaian (pexels.com/olly)
ilustrasi anak menyortir pakaian (pexels.com/olly)

Setiap pakaian punya aturan perawatan yang berbeda, tergantung bahan dan labelnya. Saladyga  juga menyarankan agar cek selalu petunjuk perawatan sebelum menghilangkan noda, karena tiap bahan bisa tahan terhadap metode berbeda.

Baju katun, misalnya, bisa dicuci lebih keras, sedangkan sutra atau wol perlu perlakuan lembut. Jangan asal mencuci tanpa melihat label, terutama untuk barang investasi seperti karpet atau pakaian mahal.

5. Langsung menggunakan pemutih

ilustrasi produk pemutih baju (pexels.com/ianpanelo)
ilustrasi produk pemutih baju (pexels.com/ianpanelo)

Pemutih sering dianggap solusi cepat untuk noda putih, tapi hati-hati. Tidak semua bahan aman untuk pemutih, dan salah pakai bisa merusak serat kain.

Untuk warna putih, gunakan pemutih berbasis oksigen atau cairan pemutih khusus yang aman. Hindari mencampur pemutih dengan produk lain seperti cuka atau lemon karena bisa menghasilkan gas berbahaya.

6. Menggunakan air panas atau pengering terlebih dahulu

ilustrasi memeras baju (pexels.com/teonaswift)
ilustrasi memeras baju (pexels.com/teonaswift)

Mengeringkan atau menyetrika pakaian sebelum noda hilang adalah kesalahan umum. Panas dari mesin cuci atau pengering bisa membuat noda semakin menetap, terutama noda berbasis protein seperti darah dan keringat.

Sebaiknya selalu gunakan air dingin untuk noda protein dan pastikan noda benar-benar hilang sebelum mengeringkan pakaian. Dengan cara ini, noda gak akan membandel dan kain tetap terjaga.

7. Mencoba hack pembersih rumahan yang rumit

ilustrasi cucian (pexels.com/YaroslavShuraev)
ilustrasi cucian (pexels.com/YaroslavShuraev)

Internet memang penuh tips pembersih unik, tapi gak semuanya aman. Saladyga juga mengingatkan bahwa, beberapa bahan rumahan, seperti alkohol atau pemutih, bisa merusak kain, sedangkan cuka berlebihan bisa merusak bagian plastik mesin cuci.

Daripada bereksperimen, gunakan deterjen yang terbukti aman dan sesuai takaran. Ini lebih cepat, efektif, dan mengurangi risiko pakaian rusak akibat trik pembersih yang salah.

Dengan mengetahui kesalahan-kesalahan umum ini, kamu bisa lebih siap menghadapi noda dan menjaga pakaian tetap bersih serta awet. Ingat, langkah tepat dimulai dari waktu, takaran deterjen, dan pemilihan metode sesuai bahan. Jangan sampai panik membuat noda makin menetap, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya
Follow Us

Latest in Life

See More

[QUIZ] Dari Genre Buku Ini, Kami Bisa Tebak Kamu Logis atau Intuitif

18 Jan 2026, 16:05 WIBLife