Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Tips Mencegah Ular Masuk Rumah, Jaga Kebersihan dan Kerapian

ular
ilustrasi ular (pexels.com/Deneen L Treble)
Intinya sih...
  • Tutup lubang-lubang yang bisa menjadi jalan masuk ular
  • Pangkas rumput dan pohon secara berkala
  • Rutin kosongkan sampah dan bersihkan rumah
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kamu tentu gak mengharapkan ular sekecil apa pun memasuki rumahmu. Sebab jika satu ular sudah merasa nyaman berada di sekitar rumahmu, ular lain kemungkinan besar juga akan datang. Mungkin kondisi rumahmu ideal untuk perkembangbiakan ular.

Oleh sebab itu, penting sekali mencegah ular masuk dan bersarang di rumah. Rumah yang kerap ditinggalkan lama wajib lebih diperhatikan. Makin rumah tidak terawat makin besar potensi ular senang berdiam di sana.

Namun, kamu yang setiap hari di rumah juga jangan lengah. Ular dapat masuk melalui celah-celah kecil, baik di bawah maupun atas dinding. Lakukan tujuh langkah berikut ini untuk mencegah ular masuk rumah.

1. Tutup lubang-lubang yang bisa menjadi jalan masuk ular

dinding pembatas
ilustrasi dinding pembatas (pexels.com/Jonathan Cooper)

Lubang yang paling utama buat segera ditutup tentu yang mengarah ke luar. Jika ada pipa saluran air sebaiknya dipasangi tutup penyaring. Itu tak hanya berfungsi untuk menyaring kotoran. Namun, juga menghambat ular dengan mudah masuk atau keluar dari pipa tersebut.

Kemudian lubang yang kerap ada di bagian bawah dinding pembatas dengan rumah sebelah atau kebun orang. Lubang ini dapat timbul karena pelapukan atau digali binatang. Ular bisa memanfaatkannya untuk memasuki halaman rumahmu. Jangan hanya mengganjalnya dengan batu. Tutup permanen dengan semen biar aman.

2. Pangkas rumput dan pohon secara berkala

memangkas rumput
ilustrasi memangkas rumput (pexels.com/Magic K)

Pohon baik untuk menyediakan udara bersih. Akan tetapi, pohon yang ranting dan daunnya telah terlalu banyak bisa menjadi tempat ular. Ular dapat terjatuh ketika hujan dan angin kencang lalu masuk ke rumah.

Bisa juga ular berpindah dari ranting ke atap rumah yang berada di dekatnya. Maka dari itu, jika di halaman ada pohon, pangkas secara berkala. Demikian pula rerumputan jangan dibiarkan terlalu tinggi. Rumput yang tumbuh pesat di musim hujan dapat dipangkas 2 kali seminggu.

3. Rutin kosongkan sampah dan bersihkan rumah

sampah
ilustrasi sampah (pexels.com/Markus Spiske)

Sebenarnya bukan sampahnya yang menarik ular memasuki area rumahmu. Ular tidak memakan sampah organik sisa manusia. Namun, sampah yang menggunung pasti mengundang tikus.

Tikus merupakan salah satu makanan kesukaan ular. Itu sebabnya kebersihan rumah wajib diperhatikan. Jangan menunggu tempat sampah di dapur atau halaman belakang sampai sulit ditutup saking penuhnya.

Ikat kantong plastiknya hingga rapat kemudian buang ke bak sampah di luar pagar. Bila pun di sana ada tikus, ular akan segera menyergapnya tanpa perlu masuk ke halaman rumah. Paling ular keluar dari got tepi jalan.

4. Memelihara kucing atau anjing

kucing dan anjing
ilustrasi kucing dan anjing (pexels.com/Nadia Vasil'eva)

Kedua binatang ini bukan hanya menjadi teman yang mengurangi rasa sepi ketika kamu di rumah sendiri. Kucing dan anjing juga punya naluri berburu. Walaupun kamu memberinya makanan pabrikan, naluri berburunya tetap ada.

Apalagi ketika mereka melihat binatang yang secara alami menjadi musuhnya. Selama ukuran ular gak terlalu besar, anjing dan kucing masih berani berusaha menyerangnya. Tentu kamu gak boleh membiarkan anabulmu melawan ular sendirian.

Sebab bisa jadi ular menggigit atau membelitnya sampai mati. Namun, minimal dirimu punya waktu buat mengambil tongkat penjepit ular atau alat lain untuk menyingkirkannya. Kucing dan anjing lebih awas daripada manusia dalam mendeteksi ancaman ular.

5. Tutup pintu dan jendela begitu hari hampir gelap

ular
ilustrasi ular (pexels.com/Wild Life Photography)

Ular merupakan binatang yang lebih aktif pada malam hari. Memang di siang hari pun ular kadang terlihat. Akan tetapi, biasanya ia gak mencari mangsa. Malam hari ialah waktu ular berkeliaran.

Pun di malam hari manusia sedang tidur sehingga ular tidak merasa terancam. Kamu harus segera menutup semua pintu dan jendela sebelum hari gelap biar ular gak masuk. Juga jangan membuka keduanya sebelum hari cukup terang.

6. Jangan ada ruangan yang ditutup terus

ruangan tertutup
ilustrasi ruangan tertutup (pexels.com/Charlie Griffiths)

Namun, menutup pintu dan jendela setelah sore tidak sama dengan sengaja menutup satu ruangan secara terus-menerus. Bahkan jika ruangan tersebut difungsikan sebagai gudang. Pintu yang tertutup memang seakan-akan membuatnya aman dari ular.

Akan tetapi, jangan lupa bahwa ular dapat masuk melalui celah kecil sekalipun. Ada sedikit saja lubang, ular malah menjadikan ruangan tersebut sebagai sarangnya. Ular menyukai ruangan yang gelap serta lembap.

7. Hindari tumpukan barang

tumpukan buku
ilustrasi tumpukan buku (pexels.com/Gül Işık)

Tumpukan barang di rumah bisa mengundang ular karena dua alasan. Pertama, ular suka tempat-tempat yang memungkinkannya untuk bersembunyi. Jika gak ada tumpukan barang, otomatis ular merasa tak nyaman dan memilih segera pergi.

Kedua, sama seperti sampah, tumpukan barang disukai tikus. Bahkan bila itu tumpukan buku. Tikus dapat bersarang di sana. Ini yang kemudian mengundang ular untuk masuk rumah. Singkirkan barang-barang yang tak terpakai. Beli apa pun secukupnya saja biar gak numpuk di rumah.

Keberadaan ular dalam ekosistem penting sebagai bagian dalam rantai makanan. Ular dapat mengendalikan hama seperti tikus. Namun, tetaplah mencegah ular masuk rumah melalui tujuh cara di atas demi keamanan bersama.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Life

See More

7 Gaya Lesti Kejora di Tasyakuran 7 Bulanan Anak ke-3, Serba Ungu!

18 Jan 2026, 21:58 WIBLife