Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mengapa Merajut Bisa Jadi Hobi Keren di Tengah Dunia Digital?

Mengapa Merajut Bisa Jadi Hobi Keren di Tengah Dunia Digital?
still cut drama Korea The Divorce Insurance (youtube.com/@tvNDRAMA_official)
Intinya Sih
  • Merajut hadir sebagai pelarian dari tekanan dunia digital, menawarkan ketenangan dan mindfulness melalui aktivitas repetitif yang menenangkan pikiran serta membantu mengurangi stres akibat paparan layar berlebihan.
  • Kegiatan ini membuka ruang kreativitas tanpa batas, memungkinkan generasi muda mengekspresikan diri lewat karya fisik yang unik sambil menikmati proses tanpa tekanan algoritma atau tren media sosial.
  • Dengan dukungan komunitas online global, merajut kini menjadi gaya hidup modern yang tidak hanya mempererat koneksi sosial tetapi juga mendukung keberlanjutan lewat penggunaan bahan ramah lingkungan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Di era digital yang serba cepat ini, banyak orang merasa terjebak dalam rutinitas yang berfokus pada gawai dan layar. Media sosial, video game, dan aplikasi pesan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari dan tak jarang membuat kita merasa lelah atau bahkan tertekan. Di tengah hiruk-pikuk dunia digital, merajut muncul sebagai sebuah kegiatan yang menawarkan cara berbeda untuk melibatkan diri dalam kreativitas dan ketenangan, jauh dari segala gangguan teknologi.

Merajut bukan hanya tentang membuat barang-barang cantik, tetapi lebih tentang prosesnya yang menenangkan dan penuh kepuasan. Bagi banyak Gen Z, merajut kini menjadi hobi yang tidak hanya memberikan kebahagiaan, tetapi juga menawarkan kedamaian di tengah dunia yang sangat tergantung pada teknologi. Berikut beberapa alasan mengapa merajut bisa jadi hobi keren di tengah dunia digital.

1. Merajut menjadi terapi yang menenangkan

ilustrasi perempuan merajut
ilustrasi perempuan merajut (pexels.com/Miriam Alonso)

Di dunia yang serba cepat dan penuh tekanan, merajut bisa menjadi bentuk terapi pribadi yang efektif. Aktivitas yang repetitif dan fokus pada koordinasi tangan serta mata ini dapat membantu menenangkan pikiran, mengurangi kecemasan, dan memberikan rasa damai yang sering kali sulit ditemukan di dunia digital. Dalam setiap gerakan rajutan, kamu dapat merasakan kedamaian seiring benang yang terjalin, sehingga merajut memberi kesempatan untuk melepaskan diri dari “hiruk-pikuk” gawai.

Merajut dapat melatih mindfulness, yaitu keterampilan untuk lebih hadir di saat ini dan mengalihkan perhatian dari stres sehari-hari. Di dunia yang penuh notifikasi dan gangguan, merajut menawarkan ruang untuk berhenti sejenak, fokus pada satu hal, dan menikmati proses tanpa tekanan untuk selalu terhubung. Ini adalah bentuk sederhana dari self-care yang bisa memberikan ketenangan dan memulihkan energi.

2. Kreativitas tak terbatas dan tanpa tekanan

ilustrasi boneka rajutan
ilustrasi boneka rajutan (pexels.com/Viridiana Rivera)

Di dunia digital, kita sering terjebak dalam pola pikir yang terbatas pada algoritma dan tren yang ada. Namun, merajut memungkinkan kamu untuk melepaskan kreativitas tanpa batas. Dengan berbagai macam benang, warna, dan teknik rajutan, kamu dapat menghasilkan karya-karya unik yang mencerminkan kepribadian dan imajinasimu. Bahkan, era sekarang ini memberikan lebih banyak inspirasi melalui berbagai tutorial dan komunitas online yang bisa ditemukan di platform seperti Pinterest, YouTube, dan Instagram.

Merajut juga memberi ruang untuk mengekspresikan diri dalam bentuk fisik. Kamu tidak hanya melihat hasil karya di layar, tetapi juga dapat memegang dan mengenakan hasil rajutan tersebut. Hasil karya ini memberikan rasa pencapaian yang lebih nyata dibandingkan dengan hanya mengklik tombol "like" atau "share" di media sosial.

3. Membangun komunitas rajut online

ilustrasi perempuan merajut
ilustrasi perempuan merajut (pexels.com/cottonbro studio)

Salah satu hal menarik dari merajut di tengah dunia digital adalah kemudahan untuk terhubung dengan sesama penggemar rajut dari seluruh dunia. Ada banyak grup Facebook, akun Instagram, dan bahkan platform seperti TikTok yang memfasilitasi para perajut muda untuk berbagi karya dan ide. Dengan bantuan teknologi, kamu bisa bergabung dalam komunitas yang saling mendukung dan juga memberikan tips untuk meningkatkan keterampilan merajut.

Komunitas-komunitas ini juga bisa menjadi tempat untuk berkolaborasi dalam proyek-proyek besar atau hanya sekadar untuk mencari inspirasi. Dengan adanya teknologi dan media sosial, merajut tidak hanya menjadi aktivitas solo, tetapi juga bagian dari sebuah komunitas global yang berkembang.

4. Merajut membantu mengurangi kecemasan digital

ilustrasi merajut
ilustrasi merajut (pexels.com/Castorly Stock)

Dunia digital sering kali dipenuhi dengan informasi yang datang bertubi-tubi yang kadang bisa membuat stres. Mulai dari kabar buruk, tekanan media sosial, hingga FOMO (Fear of Missing Out), semua itu bisa menambah beban pikiran. Merajut, dengan ritme dan proses yang lambat, memungkinkan otak untuk fokus pada satu hal saja, bukan terganggu oleh berbagai hal yang terjadi secara bersamaan.

Dengan merajut, kamu bisa meluangkan waktu untuk diri sendiri, menghindari ketergantungan pada ponsel, dan melepaskan diri dari kecemasan digital. Alih-alih merespons notifikasi atau terus-menerus memeriksa media sosial, merajut memberi kesempatan untuk menikmati momen ketenangan dan mengalihkan perhatian dari dunia maya yang sering kali membuat stres.

5. Merajut sebagai aktivitas yang ramah lingkungan

ilustrasi merajut
ilustrasi merajut (pexels.com/Anete Lusina)

Tidak hanya memberikan manfaat mental, merajut juga mendukung gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Banyak perajin merajut yang mulai beralih ke bahan-bahan ramah lingkungan, seperti benang yang terbuat dari bahan daur ulang atau benang berbahan organik. Bagi Gen Z yang semakin peduli pada isu-isu keberlanjutan, merajut adalah pilihan tepat untuk membuat barang-barang fungsional tanpa menambah jejak karbon.

Dari tas rajut hingga selimut, banyak produk rajut yang dapat bertahan lama dan mengurangi ketergantungan pada produk sekali pakai. Merajut tidak hanya memberikan manfaat bagi diri sendiri, tetapi juga dapat menjadi cara untuk berkontribusi dalam menciptakan dunia yang lebih berkelanjutan.

Merajut di tengah dunia digital bukan hanya tentang menghasilkan karya fisik, tetapi juga tentang memberikan pengalaman mental yang sangat berarti. Lima hal di atas adalah alasan mengapa merajut bisa jadi hobi keren di tengah dunia digital. Kalau kamu tertekan dengan kehidupan yang penuh dengan gangguan digital, maka merajutlah. Temukan kedamaian dan biarkan kreativitasmu berkembang tanpa batas!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Life

See More