Mesin cuci sering dianggap alat paling mandiri di rumah. Kamu tinggal masukkan pakaian, tuang deterjen, tekan tombol, lalu semua beres. Karena prosesnya semudah itu, banyak orang lupa bahwa mesin cuci juga butuh dirawat. Padahal setiap hari alat ini bersentuhan dengan kotoran, keringat, sisa deterjen, dan air yang belum tentu bersih. Tanpa kamu sadari, bagian dalam mesin cuci bisa jadi tempat menumpuknya residu. Akibatnya, pakaian yang harusnya makin bersih justru bisa kembali kotor.
Banyak pengguna mengira membersihkan mesin cuci itu gak penting. Selama mesinnya masih berputar, dianggap gak ada masalah. Padahal ada beberapa tanda yang sebenarnya sudah berteriak minta perhatian. Kalau kamu peka, sinyal ini mudah sekali dikenali. Sayangnya, tanda-tanda tersebut sering diabaikan sampai akhirnya muncul kerusakan serius. Yuk, kenali enam tanda paling umum supaya mesin cuci kamu tetap sehat.
