5 Tips Dekorasi Rumah yang Ramah Hewan Peliharaan

- Pilih material furnitur yang tahan gores dan mudah dibersihkan
- Ciptakan area khusus untuk hewan peliharaan
- Pilih dekorasi tanaman yang aman dan tidak beracun
Mendekorasi rumah bukan hanya soal estetika, melainkan juga soal kenyamanan seluruh penghuni, termasuk hewan peliharaan. Kucing, anjing, atau hewan peliharaan lainnya memiliki karakter, kebutuhan, dan kebiasaan unik yang perlu dipertimbangkan. Ini penting agar rumah tetap indah tanpa mengorbankan keselamatan maupun kenyamanan mereka. Supaya semua terpenuhi, berikut lima tips yang bisa membantu menciptakan hunian stylish sekaligus pet-friendly.
1. Pilih material furnitur yang tahan gores dan mudah dibersihkan

Memiliki hewan peliharaan berarti siap dengan aktivitas mereka, seperti menggaruk, melompat, atau sekadar bersandar di furnitur. Oleh karena itu, pemilihan material untuk mempercantik area rumah bukan hal sepele. Ini perlu dipikirkan masak-masak.
Gunakan kain yang tahan gores, seperti mikrofiber, denim tebal, atau kain sintetis berkualitas tinggi. Bahan-bahan ini cenderung awet dan tidak mudah rusak ketika terkena kuku. Untuk sofa kulit, pilih kulit antik atau kulit yang teksturnya tidak terlalu licin. Warnanya lebih mudah menyamarkan goresan kecil.
2. Ciptakan area khusus untuk hewan peliharaan

Rumah yang ramah hewan bukan berarti membiarkan mereka bebas tanpa struktur. Coba berikan ruang yang membuat mereka merasa aman dan nyaman. Untuk kucing, kita bisa membuat cat corner dengan scratching post, tempat tidur kecil, atau rak khusus. Hewan kecil seperti kelinci atau marmut dapat memiliki playpen yang estetik dengan warna senada interior. Area khusus juga membantu hewan merasa memiliki zona personal, sehingga tidak selalu mencari tempat acak di rumah untuk bersembunyi atau tidur.
3. Pilih dekorasi tanaman yang aman dan tidak beracun

Tanaman memang membuat rumah terasa segar, tetapi tidak semuanya aman bagi hewan. Banyak jenis tanaman indoor yang sebenarnya berbahaya jika termakan atau digigit, terutama oleh kucing yang punya kebiasaan mengunyah daun. Maka, pilihlah tanaman yang pet-friendly, seperti spider plant, palem, calathea, atau peperomia. Hindari tanaman beracun seperti lili, monstera, sansevieria, dan pothos. Tempatkan tanaman di rak tinggi atau gantung jika tidak yakin perilaku hewan. Gunakan pot berat atau pot dari keramik untuk mengurangi risiko tanaman mudah jatuh ketika hewan melintas.
4. Gunakan lantai yang antislip dan tahan noda

Lantai adalah salah satu bagian rumah yang paling terpengaruh aktivitas hewan. Oleh karena itu, material lantai perlu dipertimbangkan dengan matang. Lantai vinil merupakan pilihan yang bagus karena antislip, tahan air, dan mudah dibersihkan.
Keramik matte juga aman walau sedikit dingin. Ia sangat tahan terhadap noda. Hindari lantai kayu lunak yang mudah tergores kuku. Jika tetap ingin suasana hangat, gunakan karpet yang tidak mudah menyimpan bulu. Lantai yang tepat juga membantu mengurangi risiko cedera, terutama untuk hewan yang lebih mudah terpeleset.
5. Atur dekorasi dengan memperhatikan perilaku hewan

Tiap hewan memiliki perilaku unik yang dapat memengaruhi cara kita mendekorasi rumah. Baik itu kucing, anjing, maupun hewan peliharaan seperti kelinci. Menyesuaikan dekorasi rumah yang pet friendly membuat ruangan tetap terlihat rapi dan bersih meskipun memiliki hewan peliharaan.
Simpan aksesori kecil di lemari tertutup atau rak tinggi. Gunakan penyimpanan tertutup untuk barang yang mudah digigit, seperti kabel, tisu, atau plastik. Dekorasi yang sejalan dengan kebiasaan hewan justru menjadikan rumah lebih harmoni dan minim insiden.
Mendekorasi rumah yang ramah hewan peliharaan bukan berarti mengorbankan keindahan visual. Dengan pilihan material yang tepat, area khusus, dekorasi yang aman, lantai yang sesuai, dan penataan yang memperhatikan perilaku hewan, kita bisa menciptakan hunian yang fungsional sekaligus estetik. Rumah menjadi tempat di mana manusia dan hewan peliharaan dapat hidup berdampingan secara nyaman dan bahagia.


















