ilustrasi ruang tamu (pexels.com/vikaglitter)
Ruangan yang mengusung satu karakter, motif, atau tren tertentu memang bisa terlihat menarik pada awalnya. Namun, konsep seperti ini umumnya tidak bertahan lama karena selera dan tren dekorasi terus berubah. Akibatnya, kamu mungkin perlu mengeluarkan biaya dan waktu lebih untuk memperbarui keseluruhan tampilan ruangan.
"Ruangan yang seluruhnya dibangun berdasarkan satu karakter, motif, atau tren yang sangat spesifik memang terasa menyenangkan pada awalnya. Namun, hal itu sangat membatasi daya tahan desain ruangan, terutama untuk kamar anak atau tren yang populer karena TikTok," ujar Cathryn Lindsey, desainer interior, dikutip dari Martha Stewart.
Agar lebih fleksibel, gunakan tema hanya sebagai aksen pelengkap. Misalnya, melalui bantal sofa, vas bunga, karya seni, atau wallpaper pada satu sisi dinding. Dengan begitu, suasana ruangan tetap menarik tanpa harus melakukan renovasi besar saat tren berubah.
"Rumah seharusnya terasa hangat, benar-benar dihuni, dan mencerminkan dirimu. Jangan hanya mendekorasi rumah agar terlihat bagus di Instagram, tetapi rancanglah sesuai kehidupanmu," ujar Cheryl Clendenon, Creative Chief di In Detail Interiors. Dikutip dari Good Housekeeping.