TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

5 Pelajaran Hidup yang Tidak Diajarkan di Sekolah, Penting Diketahui 

Sadar gak nih kalian?

ilustrasi perempuan berkacamata (unsplash.com/Alessia Marusova)

Ironis itu saat kebanyakan dari orang-orang menghabiskan setidaknya 12-16 tahun hidupnya di sekolah, namun tidak bisa belajar banyak tentang kehidupan nyata selama waktu yang dihabiskan di sana.

Bahkan, pendidikan umum yang selama ini diberikan di sekolah tidak bisa mencakup pelajaran sebenarnya yang dibutuhkan sebagai orang dewasa untuk bisa hidup dengan baik di dunia ini. Tidak percaya? Yuk, kita lihat bersama.

1. Pekerjaan tidak menentukan siapa kalian

ilustrasi perempuan memegang kamera (unsplash.com/JoelValve)

Kebanyakan orang menjalani karier yang tidak benar-benar mereka nikmati, semuanya hanya untuk menghasilkan banyak uang. Banyak yang menjadi terikat pada jabatan pekerjaan mereka, berpikir bahwa jabatan itu yang menentukan siapa diri mereka. Namun, kalian jauh lebih besar dari pekerjaan yang kalian pegang itu.

Pekerjaan bahkan tidak bisa menggambarkan identitas kalian yang sebenarnya. Pekerjaan hanya menunjukkan apa yang kalian lakukan untuk menghasilkan uang. Karakter dan tingkat kesadaran kalian dalam melakukan pekerjaan yang jauh lebih baik dapat menggambarkan apa yang ada di dalam hati kalian.

Baca Juga: 5 Pelajaran Penting dalam Hidup yang Sering Terlambat Diketahui

2. Kerja sama lebih penting daripada kompetisi

ilustrasi teman (unsplash.com/Bùi Thanh Tâm)

Sekolah mengajarkan kalian untuk mengingat apa yang yang telah dipelajari di buku, mendapatkan nilai tinggi dalam ujian, menempatkan hasil itu di lamaran pekerjaan, dan mendapatkan pekerjaan yang baik dengan kehidupan yang jujur. Hal ini sebenarnya mengajarkan sangat sedikit tentang kekuatan dan apa yang benar-benar dapat kalian capai bersama dengan orang lain.

Kalian memiliki potensi yang tidak terbatas, tetapi potensi itu bisa semakin berkembang ketika kalian berbagi pengetahuan serta pengalaman dengan orang lain. Kalian juga harus memandang orang lain sebagai 'pemain' yang setara dalam 'permainan' bernama kehidupan ini.

3. Belajar berlaku dari pengalaman, bukan dari membaca buku pelajaran

ilustrasi perempuan berdiri (unsplash.com/Chris Ghinda)

Sekolah tampaknya lebih menghargai metode belajar dari buku daripada mendapatkan pengetahuan dari pengalaman. Kegiatan ekstrakurikuler dan waktu istirahat telah dikurangi secara drastis dalam beberapa tahun terakhir karena lebih banyak penekanan diberikan pada ujian akhir yang dirancang untuk mengukur semua orang dengan prinsip yang sama.

Namun, setiap orang belajar secara berbeda dan kalian tidak bisa menemukan siapa diri kalian yang sebenarnya dengan membaca informasi yang diberikan oleh orang lain. Kalian hanya bisa menemukan siapa diri kalian sebenarnya dengan keluar dan membenamkan diri dalam pengalaman baru yang akan membuat kesan di hati dan jiwa kalian. Pembelajaran yang sebenarnya mulai terjadi setelah kalian meninggalkan sekolah dan membiarkan hidup yang menjadi guru kalian.

4. Kebahagiaan dimulai dan berakhir dengan kalian

ilustrasi perempuan tersenyum (unsplash.com/Daniel Malinkovich)

Sebagian besar sekolah mengajarkan bahwa kebahagiaan datang dari sesuatu di luar diri kalian. Apakah itu nilai ujian, berapa banyak teman yang dimiliki, seberapa populer kalian, dan semacamnya.

Sejujurnya kalian akan menemukan kebahagiaan ada di dalam diri sendiri setelah kalian menyadari bahwa kalian yang sepenuhnya bertanggung jawab atas apa yang terjadi dalam hidup kalian, bukan orang lain.

Baca Juga: Catat, 5 Pelajaran Hidup dari Orang yang Pernah Meremehkanmu

Verified Writer

YOOL

Focus on me, like a meditation.

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Rekomendasi Artikel

Berita Terkini Lainnya