Beasiswa ASEAN-UK Women in STEM Resmi Dibuka, Buruan Daftar!

- Beasiswa ASEAN-UK Women in STEM resmi dibuka bagi perempuan dari 11 negara ASEAN untuk menempuh studi magister satu tahun di universitas dan lembaga riset terkemuka di Inggris.
- Program ini didanai British Council dan UK Mission to ASEAN dengan total pendanaan £40.000 mencakup biaya kuliah, hidup, perjalanan, visa, asuransi kesehatan, serta dukungan bahasa Inggris.
- Tersedia 20 kuota beasiswa untuk pelamar Asia Timur dengan tujuan memperkuat kepemimpinan perempuan di bidang STEM dan mendorong keberagaman serta inklusivitas dalam sains dan inovasi.
Beasiswa sering jadi incaran para pelajar yang ingin menempuh pendidikan tinggi tanpa khawatir persoalan biaya. Kini, sudah banyak program beasiswa yang tersedia, salah satunya adalah beasiswa ASEAN-UK Women in STEM.
Sesuai dengan namanya, beasiswa ini ditujukkan bagi perempuan dari seluruh 11 negara anggota ASEAN yang bercita-cita berkarier di bidang STEM. Beasiswa tersebut menyediakan pendanaan untuk program magister selama satu tahun di universitas dan lembaga riset papan atas di Inggris. Yuk, simak!
1. Benefit beasiswa

ASEAN-UK Women in STEM Scholarships adalah beasiswa yang didanai bersama oleh British Council dan UK Mission to ASEAN. Beasiswa ini bertujuan untuk meningkatkan kesempatan bagi perempuan di bidang STEM, memperkuat kepemimpinan perempuan dalam sains dan inovasi, serta mendorong sektor STEM yang lebih beragam sekaligus representatif secara gender.
Untuk tahun akademik 2026-2027, penerima beasiswa akan memperoleh total pendanaan sebesar £40.000 atau setara dengan sekitar Rp900 jutaan. Dana beasiswa tersebut sudah mencakup biaya kuliah, tunjangan hidup, biaya perjalanan dan visa, asuransi kesehatan, serta dukungan bahasa Inggris.
2. Sebanyak 20 beasiswa tersedia bagi pelamar dari Asia Timur

Beasiswa transformasional ini membuka akses seluas-luasnya ke universitas sains dan riset terkemuka di Inggris. Kamu juga akan berkesempatan untuk terhubung langsung dengan para ahli STEM dan jaringan alumni global Inggris.
Sebanyak 20 beasiswa tersedia bagi pelamar dari Asia Timur, bekerja sama dengan 4 universitas di Inggris. Dr. Jen Bardsley, selaku Global Head of Enabling Research & Science di British Council, mengutarakan rasa bangganya karena bisa kembali menyelenggarakan program beasiswa Women in STEM untuk tahun akademik 2026–2027.
“Program ini bertujuan untuk mengurangi hambatan bagi perempuan yang bercita-cita berkarier di bidang STEM. Saya berharap melalui program ini, dapat menciptakan suara-suara yang lebih inklusif dan beragam dalam sains, yang kita tahu akan menghasilkan sains yang lebih baik dan dampak yang lebih positif bagi semua,” imbuhnya, dikutip dari rilis yang diterima IDN Times.
3. Beasiswa ini bertujuan mendukung perempuan di ASEAN untuk berkarier di bidang STEM

Tak sampai di situ, Summer Xia, selaku Country Director Indonesia dan Director South East Asia di British Council, menambahkan bahwa pihaknya akan terus melihat bakat dan ambisi luar biasa dari perempuan yang menempuh jalur STEM. Ia pun berharap lewat Beasiswa Women in STEM ini, semakin banyak perempuan di ASEAN, termasuk Indonesia dan Timor Leste yang memiliki peluang besar untuk berkarier di bidang STEM.
“Kami ingin mendukung perempuan di ASEAN, termasuk Indonesia dan Timor Leste yang siap melangkah lebih jauh dalam perjalanan STEM mereka dan berkontribusi pada inovasi, keberlanjutan, serta kemajuan sosial, baik di dalam negeri maupun secara internasional. Kami bangga membuka pendaftaran tahun ini dan berharap dapat melihat lebih banyak perempuan Indonesia memimpin dan membentuk masa depan STEM,” pungkasnya.
Pendaftaran beasiswa ASEAN-UK Women in STEM dibuka hingga akhir April 2026. Jika kamu tertarik mengikuti, silakan cek informasi lengkapnya melalui https://www.britishcouncil.org/study-work-abroad/in-uk/scholarship-women-stem. Semoga berhasil!