ilustrasi belajar online (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
Belajar online memberikan fleksibilitas yang tinggi. Kamu bisa mengatur waktu belajar sendiri sesuai dengan jadwal yang kamu punya. Ini sangat membantu bagi orang yang punya kesibukan lain, seperti bekerja atau mengurus keluarga.
"Pendidikan daring menawarkan fleksibilitas penjadwalan dan lokasi yang lebih baik daripada pembelajaran di kelas tradisional. Siswa dapat mengakses kursus daring dan berpartisipasi dalam kelas virtual kapan pun dan di mana pun mereka memiliki koneksi internet," jelas Siddharth, seorang ahli dan profesional IT dikutip dari Amity University Online.
Selain itu, akses materi juga lebih luas. Kamu bisa belajar dari berbagai sumber di seluruh dunia tanpa batas. Banyak platform menyediakan materi gratis maupun berbayar yang bisa meningkatkan pengetahuan dan keterampilan secara cepat.
Sementara kekurangan belajar online, sering membuat seseorang kurang disiplin. Karena tidak ada pengawasan langsung, kamu bisa mudah menunda-nunda belajar atau kehilangan fokus saat sedang mengikuti kelas.
Selain itu, tidak semua orang cocok dengan metode ini. Keterbatasan interaksi langsung juga bisa membuat materi terasa lebih sulit dipahami, terutama untuk pelajaran yang membutuhkan penjelasan detail atau praktik langsung.
Menurut jurnal "Perbedaan Efektifitas Belajar Online dengan Belajar Offline terhadap Minat Belajar Siswa Sekolah Dasar" tahun 2021 oleh Farhandika Putra, Herdy Juniawan dan Atiqoch Ullul Atzmi Program Studi S1 Keperawatan STIKes Darul Azhar Batulicin, melakukan penelitian yang melibatkan sekolah dasar. Sekolah tersebut SDN 1 Marga Mulya Sebamban 1 Kabupaten Tanah Bumbu.
Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki minat belajar rendah pada saat pembelajaran online (62 persen). Sebagian kecil responden memiliki minat belajar sangat tinggi pada saat pembelajaran offline (38 persen).