Lebaran sering jadi momen yang penuh kehangatan, tapi juga padat interaksi. Dari silaturahmi ke rumah keluarga, obrolan panjang dengan kerabat, hingga pertanyaan-pertanyaan klasik yang datang tanpa jeda, semuanya bisa terasa menyenangkan sekaligus melelahkan. Tanpa disadari, energi sosial terkuras pelan-pelan.
Banyak milenial mengalami apa yang disebut social fatigue setelah Lebaran. Bukan karena tidak suka bersosialisasi, tetapi karena terlalu banyak interaksi dalam waktu singkat membuat tubuh dan pikiran butuh jeda. Jika tidak dikelola, rasa lelah ini bisa berdampak pada mood, fokus, bahkan produktivitas setelah liburan.
