ilustrasi peran pribadi dalam industri (pexels.com/Asia Culture Center)
Terakhir, kontribusi jurusan juga bergantung pada bagaimana kamu menjalaninya. Jurusan yang sama bisa menghasilkan dampak berbeda tergantung visi dan integritas mahasiswanya. Ilmu hanyalah alat; dampaknya ditentukan oleh cara kamu menggunakannya.
Tanyakan pada diri sendiri: “Untuk siapa aku belajar?” Jika tujuanmu hanya lulus dan bekerja, dampaknya mungkin terbatas pada diri sendiri. Namun jika kamu punya visi untuk memberi solusi, membangun sistem yang lebih baik, atau meningkatkan kualitas hidup orang lain, maka jurusan apa pun bisa menjadi kontribusi nyata bagi Indonesia.
Pada akhirnya, kontribusi jurusan tidak ditentukan oleh popularitasnya, tetapi oleh relevansi, dampak, dan komitmen orang-orang di dalamnya. Indonesia tidak hanya membutuhkan jurusan yang keren, tetapi juga generasi yang sadar akan tanggung jawab sosialnya.
Jadi, jurusanmu tren atau memang solusi? Jawabannya ada pada seberapa dalam kamu memahami perannya untuk Indonesia dan seberapa serius kamu ingin menjadi bagian dari perubahan itu.