Setelah Idul Adha, terdapat tiga hari yang dikenal sebagai Hari Tasyrik. Pada periode ini, umat Islam memiliki ketentuan khusus terkait ibadah puasa. Hari-hari ini merupakan waktu untuk memperbanyak rasa syukur, menikmati hidangan kurban, serta mempererat kebersamaan dengan keluarga dan sesama. Berikut jadwal Hari Tasyrik setelah Idul Adha 2026:
11 Dzulhijjah: 28 Mei 2026
12 Dzulhijjah: 29 Mei 2026
13 Dzulhijjah: 30 Mei 2026
Pada hari-hari tersebut, umat Islam dilarang untuk melaksanakan puasa, sama seperti pada Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah). Larangan ini dijelaskan dalam hadits riwayat HR. Bukhari no. 1859, di mana Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma menyampaikan bahwa tidak diperbolehkan berpuasa pada hari-hari Tasyrik, kecuali bagi orang yang tidak mendapatkan hewan hadyu (kurban) saat melaksanakan ibadah haji.
Larangan tersebut juga memiliki hikmah agar umat Islam dapat memanfaatkan waktu tersebut untuk makan, minum, dan menikmati daging kurban sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT. Dengan demikian, Hari Tasyrik menjadi momen kebahagiaan dan syukur, bukan untuk berpuasa.
Itulah rangkaian jadwal puasa sebelum Idul Adha yang bisa kamu amalkan sebagai bentuk persiapan menyambut Hari Raya Kurban. Setiap puasa memiliki waktu dan keutamaan masing-masing, mulai dari awal Dzulhijjah hingga puasa Arafah yang penuh keistimewaan. Semoga informasi ini membantu, ya.
Kapan puasa sebelum Idul Adha dimulai? | Puasa sebelum Idul Adha 2026 dimulai pada 1 Dzulhijjah, yaitu Senin, 18 Mei 2026 hingga 9 Dzulhijjah, Selasa, 26 Mei 2026. |
Kapan puasa Arafah 2026 dilakukan? | Puasa Arafah dilakukan pada Selasa, 26 Mei 2026 (9 Dzulhijjah). |
Apakah boleh puasa setelah Idul Adha 2026? | Tidak boleh, karena ada Hari Tasyrik pada 28–30 Mei 2026 (11–13 Dzulhijjah) yang dilarang untuk berpuasa. |