Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi seseorang berbicara (pexels.com/Ron Lach)
ilustrasi seseorang berbicara (pexels.com/Ron Lach)

Intinya sih...

  • Penggunaan yang salah antara 'there', 'their', dan 'they’re' dapat mengubah arti kalimat secara total.

  • Bingung antara penggunaan 'much' dan 'many' bisa membuat percakapan terdengar kurang alami.

  • Kesalahan dalam menempatkan kata sifat (adjective) bisa membuat kalimat terdengar aneh.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Belajar bahasa Inggris memang jadi kebutuhan penting di era sekarang, apalagi untuk pelajar, mahasiswa, atau pekerja yang ingin bersaing secara global. Tapi sering kali, ada kesalahan kecil yang tanpa sadar masih sering dilakukan. Kesalahan ini bisa membuat arti kalimat berubah atau terdengar aneh bagi penutur asli. Karena itu, penting banget untuk mengenali kesalahan yang umum agar bisa diperbaiki sejak awal.

Kesalahan dalam bahasa Inggris sebenarnya wajar, apalagi kalau bukan bahasa ibu kita. Namun, jika dibiarkan, kesalahan yang sama bisa terus terbawa hingga jadi kebiasaan. Akhirnya, kita jadi sulit berkembang meski sudah lama belajar. Nah, biar kamu gak terjebak dalam kesalahan yang sama, yuk simak enam kesalahan bahasa Inggris yang paling sering terjadi berikut ini.

1. Salah penggunaan 'there', 'their', dan 'they’re'

ilustrasi seseorang berbicara (pexels.com/Kampus production)

Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi adalah penggunaan kata 'there', 'their', dan 'they’re'. Ketiganya terdengar mirip saat diucapkan, tapi punya arti yang berbeda. 'There' biasanya digunakan untuk menunjukkan tempat atau keberadaan, 'their' digunakan untuk menunjukkan kepemilikan, sedangkan 'they’re' adalah singkatan dari 'they are'. Karena mirip, banyak orang yang tertukar saat menulisnya.

Kesalahan ini bisa bikin arti kalimat berubah total. Misalnya, menulis 'Their is a book on the table' padahal yang benar adalah 'There is a book on the table'. Hal-hal kecil seperti ini sering dianggap sepele, padahal bisa membuat tulisan terlihat kurang rapi. Supaya gak salah lagi, biasakan membaca ulang tulisanmu sebelum dikirim atau dipublikasikan.

2. Bingung antara 'much' dan 'many'

ilustrasi seseorang berbicara (freepik.com/freepik)

Kesalahan lain yang cukup sering adalah penggunaan kata 'much' dan 'many'. Keduanya sama-sama berarti 'banyak', tapi penggunaannya berbeda. 'Much' dipakai untuk benda yang gak bisa dihitung (uncountable nouns), seperti water, money, atau sugar. Sedangkan 'many' digunakan untuk benda yang bisa dihitung (countable nouns), seperti books, apples, atau chairs.

Contoh kesalahan yang sering muncul adalah kalimat 'How many money do you have?' yang seharusnya 'How much money do you have?'. Perbedaan kecil ini sering bikin bingung di awal, tapi sebenarnya bisa dipahami dengan logika sederhana. Coba tanyakan pada dirimu sendiri, apakah benda itu bisa dihitung satu per satu atau gak. Dengan cara itu, penggunaan 'much' dan 'many' akan jadi lebih jelas.

3. Keliru pakai 'since' dan 'for'

ilustrasi orang berbicara di depan umum (pexels.com/Henri Mathieu-Saint-Laurent)

'Since' dan 'for' adalah dua kata yang sama-sama digunakan untuk menyatakan waktu, tapi banyak orang masih salah menggunakannya. 'Since' dipakai untuk menunjukkan titik waktu tertentu, misalnya 'since 2010' atau 'since last week'. Sedangkan 'for' digunakan untuk menunjukkan durasi, misalnya 'for three hours' atau 'for two years'. Karena sama-sama membicarakan waktu, keduanya sering tertukar.

Kesalahan ini sering terjadi dalam percakapan sehari-hari. Contohnya, 'I have lived here since two years' padahal yang benar adalah 'I have lived here for two years'. Jika digunakan dengan benar, kalimatmu akan terdengar jauh lebih natural. Jadi, coba biasakan untuk membedakan antara titik waktu dan durasi sebelum memilih 'since' atau 'for'.

4. Salah penggunaan 'he', 'she', dan 'it'

ilustrasi seseorang berbicara (pexels.com/fauxels)

Bagi penutur bahasa Indonesia, membedakan 'he', 'she', dan 'it' memang bisa jadi tantangan. Hal ini karena dalam bahasa Indonesia, kata ganti orang sering disamakan, misalnya 'dia' bisa untuk laki-laki maupun perempuan. Akibatnya, banyak orang yang salah menyebut 'he' untuk perempuan atau 'she' untuk laki-laki.

Selain itu, ada juga yang bingung menggunakan 'it' untuk benda atau hewan. Contohnya, ada yang berkata 'My cat, he is very cute' padahal lebih tepat menggunakan 'it' kecuali kalau ingin menekankan jenis kelamin tertentu. Kesalahan kecil ini bisa membuat percakapan terdengar kurang alami. Maka dari itu, penting untuk membiasakan diri mengenali subjek sebelum memilih kata ganti yang tepat.

5. Mengabaikan bentuk jamak

ilustrasi seseorang berbicara (freepik.com/freepik)

Kesalahan lain yang sering muncul adalah melupakan bentuk jamak. Dalam bahasa Inggris, kebanyakan kata benda jamak ditandai dengan menambahkan huruf 's' atau 'es' di belakang kata. Namun, banyak orang yang lupa menambahkan akhiran ini sehingga kalimat jadi terasa janggal. Misalnya, menulis 'I have two book' padahal seharusnya 'I have two books'.

Hal ini sering terjadi karena dalam bahasa Indonesia gak ada perubahan bentuk kata untuk menyatakan jamak. Kita cukup menambahkan angka atau kata 'banyak' tanpa mengubah bentuk kata bendanya. Namun dalam bahasa Inggris, aturan jamak harus tetap dipatuhi agar kalimat benar secara tata bahasa. Membiasakan diri membaca dan mendengarkan bahasa Inggris bisa membantu mengurangi kesalahan ini.

6. Salah menempatkan kata sifat (adjective)

ilustrasi berbicara dengan orang tua (pexels.com/Nicole Michalou)

Kesalahan terakhir yang cukup sering adalah salah menempatkan kata sifat dalam kalimat. Dalam bahasa Inggris, kata sifat biasanya diletakkan sebelum kata benda, bukan setelahnya. Jadi, kalau dalam bahasa Indonesia kita bilang 'buku baru', dalam bahasa Inggris jadi 'new book', bukan 'book new'. Kesalahan ini sering dilakukan oleh pemula yang menerjemahkan kata demi kata.

Contoh lainnya, banyak yang berkata 'car red' padahal seharusnya 'red car'. Meskipun terdengar kecil, kesalahan ini bisa langsung membuat kalimatmu terdengar aneh. Untuk menghindarinya, biasakan membaca contoh kalimat bahasa Inggris agar pola penggunaan kata sifat lebih mudah diingat. Dengan begitu, kamu bisa membuat kalimat yang lebih natural.

Kesalahan dalam belajar bahasa Inggris itu wajar, apalagi kalau baru memulainya. Tapi kalau dibiarkan, kesalahan yang sama bisa menghambat perkembangan kemampuanmu. Mulai dari salah menggunakan kata ganti, bingung dengan 'since' dan 'for', hingga lupa menambahkan bentuk jamak, semua ini bisa diperbaiki dengan latihan rutin.

Kuncinya adalah membiasakan diri membaca, mendengar, dan berbicara dalam bahasa Inggris setiap hari. Jangan takut salah, tapi juga jangan sampai mengulang kesalahan yang sama terus-menerus. Dengan memperhatikan detail kecil, kemampuan bahasa Inggrismu bisa meningkat lebih cepat. Jadi, yuk perhatikan enam kesalahan tadi dan hindari supaya makin percaya diri saat berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team