Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apakah Peserta Bisa Memilih Sesi Ujian UTBK SMMPTN Barat 2026?
ilustrasi suasana UTBK atau Ujian Tulis Berbasis Komputer (commons.wikimedia.org/Amirfian1996)
  • Peserta UTBK SMMPTN-Barat 2026 tidak bisa memilih sesi ujian sendiri karena sistem otomatis menentukan jadwal setelah pendaftaran difinalisasi untuk menjaga pemerataan dan kelancaran pelaksanaan.
  • UTBK SMMPTN-Barat 2026 dilaksanakan dua sesi per hari, yaitu pagi dan siang, pada periode 17–24 Juni 2026 dengan penyesuaian khusus di hari Jumat.
  • Peserta tetap dapat memilih lokasi pusat ujian saat pendaftaran, sementara jadwal dan sesi akan tercantum lengkap di kartu ujian yang wajib dicek sebelum hari pelaksanaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Selain mempersiapkan materi, peserta juga mulai mencari informasi teknis terkait jadwal, lokasi, hingga pembagian sesi ujian UTBK SMMPTN Barat 2026. Salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah apakah peserta dapat memilih sendiri sesi ujian yang diinginkan, baik sesi pagi maupun sesi siang. Keinginan memilih sesi ujian biasanya berkaitan dengan berbagai pertimbangan pribadi.

Ada peserta yang merasa lebih fokus saat pagi hari, sementara sebagian lainnya lebih nyaman mengikuti ujian pada siang hari. Tidak sedikit pula peserta yang ingin menyesuaikan sesi ujian sesuai kondisi dan jarak perjalanan menuju lokasi tes agar tetap prima saat mengerjakan soal. Namun, UTBK SMMPTN-Barat memiliki aturan tersendiri terkait pembagian sesi ujian peserta. Lantas, apakah peserta bisa memilih sesi ujian UTBK SMMPTN Barat 2026? Berikut penjelasan mengenai penentuan sesi ujian UTBK SMMPTN Barat 2026.

1. Penentuan sesi UTBK dilakukan oleh sistem

ilustrasi pelaksanaan UTBK (ulm.ac.id)

Berdasarkan informasi dari situs resmi SMMPTN-Barat, peserta tidak dapat memilih sendiri sesi ujian UTBK. Pembagian sesi dilakukan secara otomatis oleh sistem setelah proses pendaftaran selesai dan data peserta tersimpan permanen. Artinya, peserta hanya perlu mengikuti jadwal yang nantinya sudah ditetapkan panitia melalui kartu ujian resmi.

Kebijakan tersebut diterapkan untuk membantu pengaturan jumlah peserta di setiap sesi dan lokasi ujian. Melalui sistem pembagian otomatis, panitia dapat menyesuaikan kapasitas ruang komputer, pengawasan ujian, hingga kelancaran pelaksanaan tes di masing-masing pusat UTBK. Karena itu, peserta disarankan tidak terlalu berfokus pada pemilihan sesi, melainkan memastikan seluruh data pendaftaran telah diisi secara benar sebelum finalisasi dilakukan.

2. SMMPTN-Barat menggunakan dua sesi ujian per hari

ilustrasi peserta sedang fokus mengerjakan soal UTBK (ulm.ac.id)

Dalam pelaksanaannya, UTBK SMMPTN-Barat 2026 dibagi menjadi dua sesi ujian setiap hari, yakni sesi pagi dan sesi siang. Jadwal tersebut diterapkan selama periode pelaksanaan UTBK yang berlangsung pada 17 hingga 24 Juni 2026. Sistem dua sesi digunakan agar seluruh peserta dapat mengikuti ujian secara tertib dan terjadwal sesuai kapasitas masing-masing pusat UTBK.

Pada sesi pagi, peserta umumnya diminta hadir lebih awal sebelum ujian dimulai sekitar pukul 07.30 WIB. Sementara itu, sesi siang berlangsung mulai sekitar pukul 13.15 WIB hingga sore hari. Khusus pada hari Jumat, jadwal sesi siang akan menyesuaikan dengan waktu pelaksanaan salat Jumat di masing-masing wilayah. Informasi lengkap terkait jam masuk, tata tertib, dan jadwal ujian akan tercantum langsung pada kartu peserta UTBK masing-masing.

3. Peserta tetap bisa memilih lokasi ujian

ilustrasi presensi peserta UTBK (ulm.ac.id)

Walaupun tidak dapat menentukan sesi ujian sendiri, peserta tetap diberikan kesempatan memilih lokasi atau pusat UTBK saat proses pendaftaran berlangsung. Lokasi ujian tersebut bahkan tidak harus sama seperti kampus tujuan yang dipilih dalam seleksi. Hal ini memberi fleksibilitas bagi peserta untuk menentukan tempat ujian yang dianggap paling mudah dijangkau dari domisili mereka.

Banyak peserta biasanya memilih lokasi UTBK yang dekat dengan tempat tinggal untuk mengurangi risiko keterlambatan dan kelelahan saat hari pelaksanaan tes. Faktor jarak tempuh dinilai cukup penting karena peserta harus datang lebih awal sebelum ujian dimulai. Setelah lokasi dipilih dan data pendaftaran disimpan secara permanen, sistem nantinya akan menentukan jadwal dan sesi ujian yang akan diikuti peserta tersebut.

4. Jangan lupa cek kartu ujian

ilustrasi cek kartu peserta UTBK (ulm.ac.id)

Karena tak bisa memilih sesi ujian UTBK SMMPTN Barat 2026 dan sudah diatur oleh sistem, peserta perlu rutin memeriksa kartu ujian setelah proses pendaftaran selesai. Di dalam kartu tersebut terdapat informasi lengkap mulai dari tanggal pelaksanaan ujian, sesi yang didapatkan, lokasi tes, hingga ruang ujian masing-masing peserta. Informasi itu menjadi acuan utama yang wajib diperhatikan sebelum hari pelaksanaan UTBK.

Selain mengecek kartu ujian, peserta juga disarankan mempersiapkan perjalanan menuju lokasi tes beberapa hari sebelumnya. Langkah tersebut penting agar peserta dapat memperkirakan waktu tempuh dan menghindari hambatan perjalanan saat hari ujian berlangsung. Persiapan yang matang diharapkan membantu peserta mengikuti UTBK SMMPTN-Barat secara lebih tenang dan fokus tanpa terganggu oleh persoalan teknis di luar ujian.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team