Pekerja seks komersial kerap dibicarakan lewat stigma, asumsi, dan sensasi, tetapi jarang diberi ruang untuk menceritakan pengalaman mereka sendiri. Padahal, di balik label “pekerjaan terlarang”, ada realitas kompleks tentang pilihan hidup, keterpaksaan ekonomi, relasi kuasa, dan perjuangan bertahan. Memoar menjadi medium penting untuk menghadirkan suara perempuan dari industri yang sering disederhanakan secara hitam-putih.
Lewat kisah personal, pembaca diajak melihat sisi manusiawi yang selama ini terpinggirkan. Lima memoar berikut memperlihatkan bagaimana perempuan merekam hidupnya di dunia pekerja seks dengan jujur dan reflektif.
