Apa Itu Memoar? Pengertian, Ciri, dan Perbedaan dengan Autobiografi

- Memoar adalah karya tulis nonfiksi berisi kenangan atau pengalaman pribadi penulis, disampaikan dengan gaya naratif dan sering ditulis oleh tokoh publik.
- Ciri-ciri memoar antara lain bersifat subjektif, fokus pada peristiwa tertentu, mengandung refleksi dan makna, menggunakan bahasa naratif, dan berdasarkan pengalaman nyata.
- Perbedaan memoar dan autobiografi terletak pada struktur penulisan yang jelas serta kejujuran dalam menyampaikan emosi pembaca.
Bagi pencinta karya sastra berbasis pengalaman hidup pasti sudah tidak asing dengan istilah memoar. Namun, apa itu memoar? Memoar merupakan salah satu bentuk tulisan nonfiksi yang berisi kisah berdasarkan ingatan atau pengalaman penulis.
Dalam dunia literasi, memoar memiliki posisi penting karena menghadirkan sudut pandang subjektif yang jujur dan emosional. Tulisan ini tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga perasaan, refleksi, dan pemaknaan terhadap pengalaman hidup penulis. Untuk memahami lebih jauh mengenai memoar, simak pembahasan lengkapnya dalam artikel ini.
1. Apa itu memoar?

Memoar merupakan karya tulis nonfiksi yang berisi catatan kenangan atau pengalaman pribadi penulis. Memoar sendiri berasal dari bahasa Inggris yakni ‘memoir’ dan bahasa Latin yaitu ‘memoria'. Keduanya memiliki makna yang sama yaitu kenangan atau memori.
Memoar sendiri bukanlah sekadar cerita hidup, tetapi juga kisah reflektif yang disampaikan dengan gaya naratif. Memoar umumnya sering ditulis oleh tokoh publik, seniman, jurnalis, atau siapa pun yang ingin membagikan pengalaman hidup dengan tujuan berbagi pembelajaran, nilai, atau makna tertentu.
2. Ciri-ciri memoar

Agar memahami lebih dalam mengenai memoar, penting untuk kamu mengenai ciri-cirinya. Berikut ini beberapa ciri-ciri memoar yang membedakannya dari jenis tulisan lain:
1. Bersifat subjektif
Memoar ditulis berdasarkan sudut pandang dari penulis. Artinya, segala bentuk penyampaiannya dipengaruhi oleh emosi, pemaknaan, dan pengalaman pribadi dari penulis.
2. Fokus pada peristiwa tertentu
Memoar merupakan tulisan yang hanya berfokus pada bagian-bagian tertentu yang dianggap penting bagi penulis, berbeda dengan autobiografi yang menyoroti perjalanan hidup.
3. Mengandung refleksi dan makna
Memoar tidak hanya menceritakan sesuatu, tetapi juga mengajak pembaca untuk menyelami pelajaran hidup, makna, dan refleksi yang terkandung dalam cerita dari penulis.
4. Menggunakan bahasa yang naratif
Memoar merupakan tulisan yang gaya penyampaiannya menyerupai cerita atau novel. Sehingga terasa lebih dalam dan emosional.
5. Berdasarkan pengalaman nyata
Meski memoar bersifat subjektif, tulisan ini tetap berpijak pada kejadian nyata yang benar-benar dialami oleh penulis.
3. Perbedaan memoar dan autobiografi

Pertanyaan apa itu memoar kerap kali muncul dibarengi dengan kebingungan membedakannya dari autobiografi. Antara memoar dan autobiografi memang sama-sama menceritakan kehidupan penulis, tetapi memiliki beberapa perbedaan dasar.
Beberapa perbedaan dasar antara memoar dan autobiografi sebagai berikut:
Memoar VS Autobiografi
Memoar | Autobiografi |
Fokus pada tema atau peristiwa-peristiwa tertentu yang dianggap penting penulis. | Menceritakan kehidupan penulis secara kronologis dan menyeluruh. |
Ditulis berdasarkan subjektivitas penulis karena menekankan perasaan, ingatan, dan refleksi pribadi. | Cenderung lebih objektif dan faktual. |
Memoar bertujuan untuk berbagi makna, pelajaran hidup, dan sudut pandang personal dari penulis. | Autobiografi bertujuan untuk mendokumentasi riwayat hidup secara menyeluruh. |
Bahasa yang digunakan adalah naratif. | Bahasa yang digunakan cenderung formal dan informatif. |
4. Struktur memoar
Meskipun memoar tidak memiliki aturan baku, umumnya memoar memiliki struktur yang jelas. Memoar umumnya diawali dengan pengantar atau latar belakang peristiwa dan dilanjutkan dengan rangkaian pengalaman utama. Setelah itu, rangkaian pengalaman utama tersebut diceritakan secara menyeluruh dan ditutup dengan kesimpulan.
Dalam penulisan memoar, struktur latar belakang, penjelasan lengkap rangkaian pengalaman utama, dan kesimpulan berfungsi untuk membantu pembaca memahami alur cerita. Adapun keberhasilan memoar terletak pada kejujuran agar dapat menarik keaslian emosi pembaca.
Dengan memahami apa itu memoar, pembaca dapat membedakannya dengan autobiografi serta mengenali karakter khas dari kedua tulisan. Memoar merupakan karya tulis yang sarat akan makna dan memberikan pengalaman personal yang jujur dan mendalam kepada pembaca. Oleh karena itu, jenis karya tulis ini tetap relevan dan diminati dalam dunia sastra maupun literasi modern.


















