Merasa salah jurusan merupakan hal yang cukup sering dialami mahasiswa, terutama setelah menjalani perkuliahan selama beberapa semester. Banyak orang masuk ke jurusan tertentu karena mengikuti saran orang tua, mengejar prospek kerja, atau sekadar ikut pilihan teman. Akibatnya, ketika mulai menghadapi materi kuliah dan realita dunia akademik, muncul perasaan tidak cocok yang perlahan membuat semangat belajar menurun.
Perasaan seperti ini sering menimbulkan kebingungan karena kita dihadapkan pada pilihan yang tidak mudah. Ada keinginan untuk mencari jalan yang lebih sesuai dengan minat diri sendiri, di sisi lain muncul rasa takut mengecewakan keluarga, mengulang dari awal, atau merasa tertinggal dari teman sebaya. Berikut beberapa tips menghadapi situasi ini dengan tenang agar keputusan yang diambil tidak didasarkan pada emosi sesaat.
