Bosan dengan rekomendasi bacaan di media sosial yang itu-itu saja? Apalagi kalau novel klasik, kalau gak Jane Austen, Fyodor Dostoevsky, Franz Kafka, Leo Tolstoy, ya mungkin Virginia Woolf. Gak ada yang salah dengan mereka, tetapi sadarkah kamu kalau perspektif yang mereka tawarkan sebenarnya cukup mirip, yakni warga kulit putih kelas menengah.
Butuh perspektif yang lebih luas dan beragam? Enam buku klasik karya penulis dari negara bekas jajahan berikut bisa jadi jawabannya. Siap tertampar kenyataan pahit?
