7 Novel Fiksi Ilmiah Underrated yang Bisa Bikin Ketagihan Baca

- Artikel menyoroti tujuh novel fiksi ilmiah underrated yang menawarkan ide segar, konsep berani, dan pengalaman membaca berbeda dari karya sci-fi populer pada umumnya.
- Setiap buku menghadirkan tema unik, mulai dari identitas dan kloning hingga evolusi laba-laba cerdas, eksplorasi luar angkasa, serta isu sosial seperti gender dan krisis lingkungan.
- Daftar ini menunjukkan bahwa karya sci-fi non-mainstream bisa memberikan cerita mendalam, eksperimental, dan menggugah pikiran bagi pembaca yang mencari bacaan baru dan menantang.
Fiksi ilmiah sering identik dengan nama-nama besar dan buku populer yang sudah sering direkomendasikan. Tapi di balik itu, ada banyak karya underrated yang justru menawarkan ide segar, cerita unik, dan pengalaman membaca yang nggak kalah seru. Bahkan, beberapa di antaranya punya konsep yang lebih berani dan out of the box dibanding buku mainstream.
Kalau kamu sedang mencari bacaan sci-fi berbeda dari biasanya yang bisa bikin mikir, tegang, bahkan sedikit bingung tapi nagih, daftar ini bisa jadi pilihan menarik. Dari kisah tentang identitas hingga dunia masa depan yang suram, berikut 7 buku sci-fi underrated yang layak banget masuk wishlist kamu.
1. An Accidental Goddess – Linnea Sinclair

Novel ini menggabungkan sci-fi dengan romansa dalam balutan cerita yang ringan tapi tetap seru. Ceritanya mengikuti Gillaine Davre, seorang kapten pasukan elit yang tiba-tiba terbangun ratusan tahun setelah dianggap mati. Tanpa ia sadari, orang-orang justru menganggapnya sebagai sosok dewi.
Situasi makin rumit ketika ia jatuh cinta dengan seorang admiral yang justru mempercayai dewi tersebut. Di sinilah konflik identitas dan emosi mulai terasa kuat. Selain kisah cinta, buku ini juga menghadirkan aksi, teknologi futuristik, dan pertanyaan menarik tentang siapa diri kita sebenarnya.
2. The Echo Wife – Sarah Gailey

Buku ini cocok buat kamu yang suka sci-fi dengan nuansa thriller psikologis. Ceritanya berfokus pada Evelyn, seorang ilmuwan yang menciptakan teknologi kloning, tapi hidupnya berantakan saat suaminya malah membuat versi sempurna dari dirinya sendiri.
Ketika situasi berubah jadi kacau dan berujung pada kematian, Evelyn dan klonnya harus bekerja sama menutupi semuanya. Cerita ini terasa seperti episode panjang Black Mirror, penuh dengan ketegangan dan dilema moral yang bikin pembaca terus mikir tentang batas sains dan kemanusiaan.
3. Children of Time – Adrian Tchaikovsky

In salah satu sci-fi yang unik sekaligus aneh tapi justru di situlah daya tariknya. Ceritanya tentang eksperimen manusia yang gagal saat mencoba menciptakan kehidupan baru di planet lain, tapi malah menghasilkan spesies cerdas yang tak terduga: laba-laba.
Novel ini mengeksplorasi evolusi, peradaban, dan bagaimana makhluk hidup beradaptasi dalam kondisi ekstrem. Meski konsepnya terdengar tidak biasa, ceritanya sangat dalam dan penuh filosofi tentang kelangsungan hidup serta masa depan umat manusia.
4. The Calculating Stars – Mary Robinette Kowal

Bayangkan jika sejarah berubah karena sebuah meteor menghantam bumi di tahun 1952. Buku ini membawa pembaca ke dunia alternatif di mana manusia harus berpacu dengan waktu untuk bertahan hidup dengan menjelajah luar angkasa.
Tokoh utamanya, Elma York, adalah seorang ilmuwan yang ingin menjadi astronaut di dunia yang masih membatasi perempuan. Selain sci-fi, novel ini juga menyentuh isu gender, perjuangan, dan mimpi besar yang terasa sangat relevan dan inspiratif.
5. Radiance – Catherynne M. Valente

Buku ini punya gaya penceritaan yang berbeda dari kebanyakan novel sci-fi. Ceritanya disampaikan lewat berbagai format seperti dokumenter, wawancara, hingga potongan media, membuat pengalaman membaca terasa unik dan segar.
Kisahnya mengikuti seorang pembuat film yang menghilang saat membuat dokumenter di luar angkasa. Dengan latar dunia alternatif yang aneh tapi menarik, novel ini terasa seperti perpaduan antara misteri, sci-fi, dan eksperimen naratif yang berani.
6. The Windup Girl – Paolo Bacigalupi

Novel ini membawa pembaca ke masa depan yang gelap, di mana perubahan iklim dan krisis energi mengubah dunia secara drastis. Di sini, kalori bahkan menjadi mata uang dan kehidupan manusia sangat bergantung pada rekayasa genetika.
Tokoh utamanya adalah Emiko, manusia hasil modifikasi genetik yang dianggap ilegal. Cerita ini bukan cuma soal teknologi, tapi juga tentang eksploitasi dan perjuangan untuk bertahan hidup di dunia yang sudah kehilangan keseimbangannya.
7. The Need – Helen Phillips

Buku ini mungkin yang paling membingungkan”sekaligus paling menggugah. Ceritanya mengikuti Molly, seorang ibu sekaligus ilmuwan yang harus menghadapi penyusup misterius di rumahnya yang ternyata tahu banyak tentang dirinya.
Seiring cerita berkembang, realitas mulai terasa tidak stabil, dan pembaca diajak masuk ke dalam pikiran penuh kecemasan seorang ibu. Novel ini lebih ke arah sci-fi psikologis, dengan nuansa tegang yang bikin terus penasaran sampai akhir.
Buku-buku ini membuktikan kalau sci-fi nggak selalu harus mainstream untuk bisa terasa luar biasa. Justru dari yang underrated, mereka bisa menemukan cerita yang lebih segar, berani, dan sulit dilupakan. Jadi, dari tujuh buku ini, mana yang paling bikin kamu penasaran untuk langsung dibaca?