Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi bekerja
ilustrasi bekerja (pexels.com/Rene Terp)

Intinya sih...

  • Program SMK Go Global memberikan pelatihan sertifikasi dan kemampuan bahasa asing bagi lulusan SMK untuk bekerja di luar negeri.

  • Program ini akan dimulai pada Desember 2025 dengan anggaran Rp2,6 Miliar dan menargetkan 500.000 lulusan bisa mulai bekerja di luar negeri pada 2026.

  • Mekanisme keberangkatan program ini dirancang fleksibel agar semua calon peserta dapat berangkat sesuai tingkat kesiapan, dengan tersedia pelatihan tambahan sebelum berangkat.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

SMK Go Global merupakan program yang terbuka bagi lulusan SMK untuk bekerja di luar negeri. Program ini menargetkan 300.000 lulusan SMK dan 200.000 tenaga umum untuk ditempatkan di berbagai sektor unggulan di luar negeri untuk membuka peluang yang lebih besar.

Program ini bertujuan untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja SMA/SMK yang belum bekerja. Berikut adalah rincian program SMK Go Global, yang akan mulai memberangkatkan siswanya pada Desember 2025 dan menargetkan 500.000 ribu lulusan bisa mulai bekerja di luar negeri pada 2026.

1. Apa itu program SMK Go Global?

ilustrasi bekerja (pexels.com/Kaboompics)

Program SMK Go Global akan memberikan pelatihan sertifikasi dan kemampuan bahasa asing yang relevan bagi siswa SMK. Tujuannya adalah lulusan SMK siap menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) yang profesional dan memenuhi 10 persen dari total kebutuhan tenaga kerja global.

Program SMK Go Global menargetkan negara-negara, seperti Jepang, Taiwan, dan Korea Selatan. Dengan fokus pada sektor welder atau pengelasan, hospitality atau perhotelan dan layanan, serta caregiver atau perawat lansia dan kesehatan.

2. Waktu pelaksanaan program SMK Go Global

ilustrasi bekerja sambil mendengarkan musik (pexels.com/Zen Chung)

Program SMK Go Global akan mulai dilaksanakan akhir tahun 2025, rencananya mulai diberangkatkan pada Desember 2025. Anggaran yang akan digunakan sebesar Rp2,6 Miliar.

Program ini akan memberangkatkan 500 peserta lulusan SMK dan SMA yang telah menyelesaikan pelatihan dan lolos verifikasi untuk program SMK Go Global ke negara tujuan.

3. Mekanisme keberangkatan program SMK Go Global

ilustrasi bekerja (freepik.com/DC Studio)

Program ini dirancang fleksibel agar semua calon peserta dapat berangkat sesuai tingkat kesiapan. Jika skill dan sertifikasi calon peserta dikatakan telah mumpuni, maka dapat langsung mengikuti program ini ke luar negeri.

Namun apabila masih memerlukan tambahan skill, maka tersedia pelatihan tambahan sebelum berangkat. Bagi siswa atau lulusan SMK yang belum memiliki skill, maka dapat mengikuti pelatihan penuh.

Editorial Team