Grooming sering muncul tanpa disadari karena dimulai dari perhatian kecil yang tampak biasa saja. Pelakunya perlahan membangun kedekatan untuk mengambil untung, pelaku biasanya punya kuasa yang lebih ketimbang korban (lebih tua secara usia, lebih pintar berbicara, lebih percaya diri, lebih berpengalaman, atau sekadar punya akses yang kamu belum punya).
Mereka bisa menyamar sebagai teman baru yang cepat klik, orang yang tiba-tiba tahu banyak soal kamu, atau sosok yang selalu ada sampai kamu lupa kapan mulai merasa nyaman. Semua dilakukan serapi mungkin agar kamu membuka “pintu” sendiri tanpa paksaan. Karena caranya pelan dan rapi, mengetahui taktik grooming yang gampang dikenali sejak dini jadi cara paling aman buat menjaga diri.
