Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

4 Kebiasaan untuk Membangun Rasa Aman dalam Keluarga, Butuh Effort

4 Kebiasaan untuk Membangun Rasa Aman dalam Keluarga, Butuh Effort
ilustrasi keluarga (unsplash.com/Ann Danilina)

Rasa aman merupakan hal penting dalam sebuah hubungan keluarga. Bagaimana tidak, karena kamu tinggal dalam satu atap dengan keluarga, sudah semestinya mendapat keamanan dan kenyamanan ketika berada di tengah-tengah mereka.

Untuk bisa merasa aman kadang tidak datang dengan sendirinya, melainkan perlu dibentuk dengan menerapkan lima kebiasaan berikut ini.

1. Berkomunikasi secara terbuka

ilustrasi mengobrol dengan ibu (pexels.com/Julia M Cameron)
ilustrasi mengobrol dengan ibu (pexels.com/Julia M Cameron)

Komunikasi terbuka adalah salah satu kebiasaan yang dapat membentuk rasa aman dalam keluarga. Dengan mengungkapkan perasaan dan pemikiran secara jujur, anggota keluarga dapat memperoleh informasi yang jelas dan akurat mengenai suatu hal. Jadi, tidak akan ada lagi prasangka dan penilaian yang keliru dalam komunikasi kalian.

2. Bermain bersama

ilustrasi keluarga (unsplash.com/National Cancer Institute)
ilustrasi keluarga (unsplash.com/National Cancer Institute)

Sesibuk apa pun, tetaplah meluangkan waktu minimal seminggu sekali untuk quality time bersama. Kamu dan keluarga bisa bermain bersama, seperti dengan mengunjungi tempat favorit atau makan ke restoran sekitar. 

Hal ini juga dapat membantu meningkatkan rasa kebersamaan dan kekompakan dalam keluarga. Alhasil, itu memudarkan rasa canggung atau tidak nyaman terhadap satu sama lain.

3. Menghargai perbedaan

ilustrasi keluarga (unsplash.com/Rajiv Perera)
ilustrasi keluarga (unsplash.com/Rajiv Perera)

Meski merupakan keluarga yang terikat hubungan darah, bukan berarti setiap anggota keluarga tidak memiliki banyak perbedaan. Bisa jadi banyak perbedaan mungkin akan menimbulkan konflik dan rasa tidak nyaman di antara anggota keluarga. 

Untuk itu, saling menghargai adalah solusi dari permasalahan ini. Dengan menghargai setiap perbedaan yang ada, anggota keluarga dapat merasa diterima oleh anggota keluarga lainnya.

4. Membentuk tradisi keluarga

ilustrasi keluarga (unsplash.com/Jessice Rockowitz)
ilustrasi keluarga (unsplash.com/Jessice Rockowitz)

Mungkin kamu dan keluarga bisa membentuk sebuah tradisi yang menjadi kebiasaan keluarga kalian. Misalnya, membiasakan untuk makan malam bersama, liburan keluarga setiap akhir bulan, atau membuat acara olahraga bersama.

Jadikan tradisi ini sebagai hal rutin yang dilakukan untuk memupuk kekompakan dalam keluarga. Selain itu, juga untuk membuat kenangan yang tak terlupakan. 

Menciptakan rasa aman bagi setiap anggota keluarga memang membutuhkan usaha yang konsisten. Namun, ketika keamanan itu sudah tercipta maka hubungan keluarga menjadi lebih sehat dan bahagia. Pun, juga akan membantu menjaga kesejahteraan emosionalmu sebagai individu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mia Lubis
EditorMia Lubis
Follow Us